28/11/2022

wartajateng.id – Pencegahan terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Batang intensif dilakukan, baik oleh Dinas Kelautan Perikanan Dan Peternakan (Dislutkanak) bersama tim Unit Reaksi Cepat (URC) maupun peternak dengan pemberian obat-obatan. Sebagai langkah percepatan penanganan, dalam waktu dekat ribuan ternak sapi akan segera divaksinasi.

Kepala bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dislutkanak Batang Syam Manohara mengatakan, rencananya vaksinasi baru akan dilakukan kepada ternak sapi dengan mengirimkan data hingga tingkat kecamatan ke kementerian Pertanian.

“Ada 23 ribu ekor sapi dewasa dan pedet yang siap untuk mendapatkan vaksinasi,” katanya, saat ditemui di Kantor Dislutkannak, Kabupaten Batang, Rabu (15/6/2022).

Ia mengatakan, pihaknya membutuhkan vaksinasi hingga tingkat kecamatan.

“Mutlak seluruh sapi harus divaksin dan untuk kesempatan menerima vaksin masih menunggu dari Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTU-HPT),” tegasnya.

Ia memastikan, pihak Kementerian saat ini sedang berfokus pada wilayah yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi yakni Provinsi Aceh dan Jawa Timur.

Peternak Sapi Lembu Jaya, Sutopo menyampaikan, dukungannya dengan rencana vaksinasi bagi puluhan ribu ternak sapi yang ada di seluruh Kabupaten Batang.

“Kalau ada vaksin berarti untuk pencegahan ternak terserang PMK,” ujar dia.

Untuk pencegahan selama ini lingkungan kandang selalu disemprot desinfektan. Sapi juga kami mandikan tiap dua hari sekali

Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *