Ajari Mencuci Tangan Gunakan Lagu Ampar-Ampar Pisang

Mahasiswi KKN UIN Walisongo Semarang memberikan edukasi cuci tangan yang benar kepada para siswa. (Foto : dok/KKN)

Indramayu (wartajateng.id) – Mahasiswi KKN UIN Walisongo Semarang melakukan edukasi protokol kesehatan kepada masyarakat di Desa Dampu Awan, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Kegiatan yang dilakukan adalah praktik cuci tangan yang benar dan rutin guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), khususnya di lingkungan rumah sendiri. Kegiatan juga dihadiri oleh siswa-siswi sekolah dasar (SD)

“Saya sangat senang bisa mengadakan kegiatan cuci tangan dengan benar kepada siswa-siswi SD. Kami mengajak siswa untuk selalu cuci tangan pakai sabun, agar lingkungan rumah dan sekitar tetap aman serta sehat,” ucap Nurul, salah satu mahasiswi KKN UIN Walisongo kepada wartajateng.id, Minggu (18/10/2020).

Nurul memberikan materi Perilaku Hidup Sehat dan Bersih (PHBS) lewat kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun (CPTS), sebagai langkah nyata guna mencegah penularan Covid-19.

Ia menerangkan, dalam melakukan kegiatan tersebut, ada beberapa cara yang dianggap lebih asik dan berhasil dalam menerapkan kebiasaan cuci tangan.

Salah satunya dengan membuat lirik lagu cara cuci tangan, dengan nada-nada lagu yang digunakan. Seperti ampar-ampar pisang yang memudahkan para siswa-siswi dalam mengingat perilaku hidup sehat dengan cuci tangan.

Foto bersama dengan para siswa-siswi usai melakukan praktik cuci tangan. (Foto : dok/KKN)

Ia mencontohkan, nada lagu ampar-ampar pisang yang diganti liriknya. Yakni, ada 7 langkah cara mencuci tangan, mulai dari depan sampai ke belakang, mulai dari depan sampai ke belakang, sela-sela jari, kuku-kuku jari, buku-buku jari, jempol pergelangan

“Lirik lagu tersebut sangat membuat mereka antusias serta siap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan cuci tangan pakai sabun,” tambahnya.

Kegiatan PHBS cuci tangan pakai sabun tersebut, sangat bermanfaat bagi semua, karena kegiatan ini sangat penting untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Umi Hanif, salah satu Wali siswa mengaku sangat bermanfaat sekali, selain belajar dengan mengerjakan tugas sekolah di sini, anak-anak juga di ajari perilaku hidup bersih dan sehat lewat cuci tangan pakai sabun. (Penulis Nurul-Majid-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: