Akibat Hujan Deras, Talud di Karanganyar Ambrol

Bagian dapur rumah Suparno yang berada di Dusun Jenggrik Desa Nglegok mengalami kerusakan yang cukup parah akibat talud air yang berada dibagian atas rumahnya ambrol. (Foto Ist).

Karanganyar (wartajateng.id)
Hujan deras yang melanda Karanganyar Sabtu (21/11/2020) mengakibatkan talud atau saluran air yang berada di Desa Nglegok, Kecamatan Ngargoyoso ambrol dan menimpa rumah Maryono, warga Dederan Rt 02 Rw 05 Dusun Jenggrik Desa Nglegok Kecamatan Ngargoyoso.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian diperkiarakan mencapai jutaan rupiah.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Sundoro Budi Karyanto menyampaikan, pada saat hujan deras, talud yang berada diatas, tidak kuat menahan air. Akibatnya talud ambrol dan menimpa rumah Maryono yang berada di bagian bawah.

“ Kerusakan di bagian dapur. Kita telah mengirimkan logistik. Dan rencananya pada hari Minggu (22/11/2020) akan mengerahkan warga bersama para relawan untuk membersihkan rumah Maryono dari material longsor,” ujarnya.

Pada saat memasuki musim penghujan ini, Sundoro meminta warga yang berada di daerah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan.

“ Saat ini kita siaga. Kami minta warga juga tetap meningkatkan kewaspadaan,” tandasnya.

Hujan deras juga mengakibatkan jalan yang berada di Dusun Tegalrejo, Desa Puntukrejo tergenang air. Kejadian tersebut menyebabkan para pengguna jalan dari arah Karangpandan menuju ke lokasi wisata di Ngargoyoso sempat kesulitan karena harus melewati arus air yang cukup deras bercampur material yang berasal dari saluran air yang tidak mampu menampung debit air.

“ Arus air cukup deras dan selokan tidak mampu menampung air. Saluran air juga terganjal batu besar. Akibatnya air meluber ke jalan. Para relawan yang tiba dilokasi langsung membersihkan lokasi dari material yang terbawa arus air,” terang  Suparno, Kepala Desa Puntukrejo. (Iwan-02)

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: