Antar Pesanan Ketika Banjir, Gojek Apresiasi Driver

Aksi driver Gojek, Ali Romadhon saat menerjang banjir untuk mengantarkan pesanan makanan di lokasi banjir. (Foto: ist)

Semarang (wartajateng.id) – Head of Regional Corporate Affairs Gojek, Regional Central and West Java, Arum K Prasodjo menyampaikan apresiasi kepada Ali Romadhon, driver Gojek yang pernah menerjang banjir di Semarang untuk mengantar pesanan, Sabtu (27/2/2021).

Menurutnya, Ali patut menjadi inspirasi bagi mitra-mitra Gojek lainnya untuk terus memberikan pelayanan terbaik tentunya dengan memperhatikan keselamatan.

“Kami memiliki semangat yang besar untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan Gojek di Indonesia. Memberikan pelayanan terbaik, kami tanamkan tidak hanya bagi perusahaan, tapi juga bagi para mitra kami. Kami bangga akan dedikasi dan kegigihan Pak Ali untuk tetap amanah mengantarkan pesanan yang ia dapatkan,” kata Arum.

BACA JUGA  Prakiraan Cuaca Kamis 18 Juni, Hujan Sedang di Pegunungan Tengah dan Pantura
Head of Regional Corporate Affairs Gojek, Regional Central and West Java, Arum K Prasodjo apresiasi kepada Ali Romadhon. (Foto:ist)

Sifat amanah tersebut dinilai yang mewakili segenap mitra Gojek yang juga memiliki rasa dedikasi yang tinggi terhadap pekerjaan mereka.

Diketahui, Ali sempat viral di media sosial saat mengantarkan pesanan makanan pelanggan yang terdampak banjir di wilayah Pedurungan, Semarang beberapa hari lalu. Ali harus memarkirkan motornya sejauh 500 meter dari lokasi pemesan dan jalan kaki menerjang banjir setinggi pinggang orang dewasa.

Aksi ini pun mendapat pujian warganet yang menilai Ali sangat amanah dalam bekerja.

Atas perhatian dan apresiasi yang diberikan Gojek kepadanya, Ali menyampaikan terima kasih.

BACA JUGA  Pentingnya Serealia Utuh untuk Gizi Seimbang Hadapi PJJ

“Saya menyampaikan terima kasih terhadap Gojek, terutama Gojek Semarang, niat saya membantu masyarakat yang ingin mengantarkan makanan atau bantuan melalui aplikasi Gojek, saat saya tahu kalau lokasinya masih tergenang banjir saya tetap antarkan karena saya khawatir yang menerima makanan belum dapat bantuan atau kehabisan bekal,” pungkas Ali. (Zaidi-05).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: