Aturan Baru, Tiktok Batasi Akses Pengguna di Bawah Usia 18 Tahun

Ilustrasi pengguna Tiktok. (Foto: Anadolu Agency)

Semarang (wartajateng.id) – Berusaha lindungi privasi pengguna, TikTok merilis aturan baru untuk pengguna di bawah 18 tahun.

Head of US Safety TikTok, Eric Han mengungkapkan, bahwa penting untuk memberi mereka pengaturan kontrol privasi yang sesuai dengan usianya.

“Hari ini kami mengumumkan perubahan untuk pengguna di bawah usia 18 tahun yang bertujuan untuk mendorong standar yang lebih tinggi untuk privasi dan pengguna,” ujarnya dikutip melalui laman resmi TikTok, Jumat (15/1/2021).

Lanjutnya, hal itu dilakukan karena sebagian besar pengguna layanan aplikasi berbagi video pendek tersebut banyak yang berusia dibawah 18 tahun. Seperti contoh di Amerika Serikat (AS) sepertiga pengguna TikTok di bawah 14 tahun.

BACA JUGA  Peran Kesenian dalam Upaya Mencegah Paham Radikal dan Konflik Sosial

“Kalangan anak muda kini telah beralih dan meramaikan platform digital. Oleh karena itu, memberikan privasi yang sesuai dengan usia mereka adalah hal yang penting bagi kami,” terangnya.

Raksasa teknologi asal Tiongkok, ByteDance membuat aturan baru privasi Tiktok untuk usia pengguna 13-15 tahun dengan pengaturan dasar (default) akun lebih privat. Tiktok juga mematikan setelan seperti ‘sarankan akun anda pada kepada orang lain’ untuk kategori ini.

Dengan demikian, video yang dibuat oleh pengguna berusia 13-15 tahun hanya bisa dilihat oleh pengguna lain yang disetujui sebagai pengikut.

BACA JUGA  HUT Karanganyar, Endang Muryani Masih Soroti Persoalan Pelayanan Dasar Masyarakat

Kemudian untuk pengguna 16-17 tahun, setelan default untuk duet dan stitch masih bisa digunakan. Namun, fitur ini disetel hanya untuk ‘teman’. Lalu, unduhan video diatur opsi non-aktif secara default.

Sementara untuk pengguna dengan usia 18 tahun ke atas juga dibatasi aksesnya dalam pembelian, pengiriman, dan penerimaan hadiah virtual. (Nizar-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: