Berburu Ikan Segar di Pantai Morodemak

Dermaga wisata Pantai Morodemak. (dok)

Demak (wartajateng.id) – Bagi Anda yang senang bakar-bakar ikan laut atau memasak seafood bersama teman atau kerabat, tak salah jika memilih Pantai Morodemak untuk berburu ikan laut segar. Selain ada Tempat Pelelangan Ikan Bonang, kita juga bisa memancing.  

Kampung nelayan Morodemak mudah dijangkau. Hanya 15 km dari pusat Kota Demak, wisatawan bisa mencapainya dalam 15 menit dengan motor atau 30 menit jika memilih menggunakan mobil. Pilihan lainnya yang murah dan meriah, ya naik angkot.

Namun sesampainya di Morodemak, sungguh rugi sekali jika kita hanya membeli ikan di TPI. Sebab, Morodemak menyajikan berbagai hal yang bisa kita nikmati untuk wisata. Kampung khas pesisiran ini memiliki hutan mangrove yang memikat, mulai dari hulu Sungai Lebengan sampai hilir.

Tempat inilah salah satu spot memancing yang bisa dijafikan pilihan. Ikan-kan endemik banyak dijumpai, kakap. Selain hutan mangrove, kita juga bisa memilih spot memncing tiada batas, baik di sungai, tambak, pelabuhan, atau di laut sambil sewa perahu.

Kampung nelayan Morodemak. (dok)

Kita juga bisa menyewa perahu untuk sekadar menyusuri hutan mangrove atau berkeliling melihat aktivitas para nelayan. Salah satunya, nelayan yang mencari kerang di laut dangkal berpasir dengan alat garuk, semacam jaring segi tiga bergagang besi kuat. Mereka berburu kerang di sepanjang Pantai Morodemak.

Pilihan wisata lainnya, menyusuri jembatan-jembatan yang tertata rapi. Tempat ini bisa dijadikan lokasi selfie atau sekadar bersantai menikmati suasana pantai. Jika beruntung, kita bisa bermain di gumuk pasir.

Pantai Morodemak juga layak dikunjungi hingga petang. Kita bisa menikmati keindahan sunset Pantai Morodemak. Apalagi, posisi pantainya juga pas untuk melihat sunset karena menghadap ke barat.

Jika kurang sabar sampai di rumah untuk memasak seafood, kita juga bisa mencicipi langsung lezatnya hasil tangkapan ikan di sana. Ada aneka macam makanan khas Morodemak, seperti bandeng, ikan asin, terasi, dan rujak kecap yang dapat diperoleh di sekitar pantai dan menjadi oleh-oleh khas. (Adv/Moh-04)

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: