BKD Kebut Cetak Ratusan Ribu Lembar SPPT PBB

Kantor Badan Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar. (Foto Ist)

Karanganyar (wartajateng.id) − Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Karanganyar harus bekerja lembur untuk mencetak 448.931 lembar SPPT PBB P2 tahun 2021. Staf dan karyawan BKD ini harus menyelesaikan pekerjaan itu sebelum akhir tahun 2020.

“Ratusan ribu lembar SPPT PBB P2 itu bisa dibagikan kepada wajib pajak pada awal tahun 2021,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pendataan Pengolahan dan Penetapan BKD Kabupaten Karanganyar, Hari Purnomo, kepada sejumlah wartawan Selasa (22/12/2020).

Menurutnya, target PBB P2 tahun 2021 Rp30,9 miliar dengan jumlah wajib pajak (WP) 448.931 orang.

BACA JUGA  47 Ribu Warga Semarang Dapat Bantuan Sosial Tunai

Dikatakannya, untuk target tahun 2021 itu naik Rp4,4 miliar jika dibandingkan tahun 2020, sebesar Rp 26,5 miliar.

 “Capaian PBB P2 tahun 2020 adalah 96,16 persen hingga 30 November 2020 atau Rp 25,5 miliar. Mudah-mudahan nanti bisa terpenuhi hingga akhir Desember,” tambahnya.

Dari sisa PBB P2 yang belum dibayar, ujarnya, hingga akhir November lebih didominasi WP rumah tangga serta WP perusahaan yang belum menyelesaikan kewajiban.

 “Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar sebenarnya telah menerbitkan surat keringanan denda pembayaran PBB periode 2013 hingga 2020 dan hanya membayar pokok saja,” jelasnya.

BACA JUGA  Pemkot Semarang Dapat Bantuan 10 Ribu Sarung Tangan

Ditambahkannya, untuk target  PBB P2 tahun 2021 di Kabupaten Karanganyar naik menjadi Rp 30 miliar. Kenaikan target PBB P2 tersebut, kata dia, karena terjadi peningkatan nilai tanah dan bangunan. Selain itu, kenaikan itu  juga disebabkan transaksi jual-beli tanah di Kabupaten Karanganyar yang mengalami peningkatan.

“Memang terjadi peningkatan PBB. Ini menyesuaikan WP yang semakin banyak memecah sertifikat dan jual beli tanah,” pungkasnya. (Iwan-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: