BKIPM Semarang Sosialisasikan Piloting Single Submission

Kepala BKIPM Semarang Raden Gatot Perdana (tengah) berfoto bersama usai melakukan sosialisasi di Pelabuhan Tanjung Emas. (Foto : Naz)

Semarang (wartajateng.id) – Balai Karantina Ikan Pengembangan Mutu (KIPM) Semarang bersinergi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Tanjung Emas Semarang, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Tanjung Emas, Jumat (26/6/2020).

BKIPM Semarang juga bersinergi dengan Balai Karantina Pertanian Kelas I Semarang dan Terminal Peti Kemas (TPKS) Pelindo III mengadakan sosialisasi penerapan Piloting Single Submission dan Join Inspection Pabean – Karantina (SSM-QC) lingkup Pelabuhan Tanjung Emas.

Kepala BKIPM Semarang Raden Gatot Perdana mengatakan, sosialisasi ini dilakukan sebagai langkah piloting Single Submission dan Join Inspection Pabean – Karantina (SSM-QC) lingkup pelabuhan Tanjung Emas.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat terwujud simplifikasi kemajuan dokumen oleh pelaku usaha yaitu melalui sistem International Nasional Single Window (INSW) dengan melakukan pengisian seluruh elemen data yang diwajibkan,” katanya, Jumat (26/6/2020).

Menurutnya, keistimewaan dari project ini adalah, pelaku usaha cukup mengajukan sekali permohon melalui portal INSW dan selanjutnya sistem akan mendistribusikan data pengajuan tersebut kepada masing-masing Government Agency (GA) yaitu BKIPM, Barantan dan Beacukai.

“Selanjutnya dilakukan manajemen risiko dan Joint Inspection dalam hal ini masing-masing instansi terkait yaitu BKIPM, Barantan, Beacukai melaksanakan pemeriksaan Bersama atas komoditi yang sama,” jelasnya.

Dia menambahkan, sosialisasi ini disambut baik oleh para pengguna layanan pabeanan lingkup Pelabuhan Tanjung Emas Semarang baik dari sisi biaya, waktu dan kemudahan akses serta kelancaran importasi terutama hasil perikanan.

Dirinya mengimbau, kepada para pengguna layanan BKIPM untuk tidak ragu dalam menggunakan layanan Single Submission dan Join Inspection Pabean – Karantina (SSM-QC) lingkup Pelabuhan Tanjung Emas ini, karena sifatnya memudahkan dan melancarkan kegiatan importasi.

Ditambahkan juga, sebagian besar pengguna layanan BKIPM Semarang juga telah menggunakan layanan ini sebagai percontohan dan trigger untuk meyakinkan pengguna layanan lainnya, diantaranya yaitu CV Total Era Karya dan PT Sumber Alam Sejati. (Naz-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: