28/11/2022

Wartajateng.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Magelang, melaunching Sosialisasi Gerakan Anti Narkoba, di SD Kartika XII-1 Komplek Panca Arga Mertoyudan Magelang, Kamis (13/1).

Dalam kesempatan tersebut, sekaligus membentuk Satgas Anti Narkoba, sebagai salah satu program kebijakan dan strategi nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Keunggulan dari program kaderisasi siswa Satgas Anti Narkoba dibandingkan kegiatan penyuluhan/ sosialisasi/ ceramah, siswa tak hanya sebagai objek dari kebijakan P4GN melainkan juga sebagai subjek.
“Sebab siswa akan berperan aktif, terlibat langsung dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di sesama kalangannya,” ucap Kepala BNN Kabupaten Magelang, AKBP Catharina.
Salah satu dasar pembentukan satgas Anti Narkoba adalah Perda Kabupaten Magelang Nomor 6 Tahun 2021.
Dalam kesempatan itu, Kepala Sekolah SD Kartika XII-1, Zaidah, mengatakan kegiatan BNN Kabupaten Magelang, senada dengan progam Kerja SD Kartika dalam rangka meningkatkan pribadi siswa yang relegius, nasionalis dan unggul dalam berprestasi melalui kegiatan yang bermanfaat dan mengarah kepada edukasi bahaya narkoba bagi anak usia pendidikan sekolah dasar.
Atas dasar tersebut perlu dibentuk Satgas Anti Narkoba di SD Kartika XII-1 pada masa bhakti tahun 2021 sampai dengan 2022. Sebagai upaya sedini mungkin memahami bahaya narkoba.
“Satgas Anti Narkoba bertujuan sebagai motor penggerak dalam melakukan upaya upaya preventif dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkotika dan prekursor narkotika,” terang Zaidah.
Zaidah mengatakan, sekolah sebagai lingkungan pendidikan dituntut tidak hanya fokus terhadap bidang akademis tetapi juga melakukan upaya-upaya progresif dan revolusioner guna menjaga dan menyelamatkan masa depan bangsa dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Menurutnya, anak-anak adalah generasi yang paling menentukan kemajuan suatu bangsa dan negara. Tugas kita bersama sebagai seorang pendidik adalah menjaga agar generasi penerus bangsa sebagai sumber daya yang unggul dan terhindar dari ancaman membahayakan salah satunya penyalahgunaan narkoba.
“Mulai dari lingkungan sekolah ini, kita bisa ┬ámembentuk satgas anti narkoba,” tandas Zaidah.
Kegiatan tersebut selain dihadiri siswa, guru, wali murid, juga dihadiri oleh istri Gubernur Akademi Militer, istri wakil Gubernur Akademi Militer, Pengurus Yayasan Kartika Jaya Cabang XII Akmil Korwil dan Disdikbud Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang.
Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *