28/11/2022

wartajateng.id – Bupati Kendal Dico M. Ganinduto, B.Sc bersama Kapolres Kendal, AKBP. Yuniar Ariefianto, S.I.K melakukan peninjauan sekaligus penyemprotan desinfektan pada kandang sapi di Desa Lanji, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Minggu (15/05/2022).

Penyemprotan tersebut dilakukan dibagian kaki sapi atau kandang sapi untuk mengantisipasi masuknya Penyakit Mulut dan Kuku Hewan (PMK) di wilayah Kabupaten Kendal.

“Hari ini kami melakukan penyemprotan Disinfektan di Kandang Sapi milik Bapak H. Jumawi yang berlokasi di Desa Lanji, yang mana bertujuan untuk mencegah dan mengantisipasi masuknya penyakit mulut dan kuku pada hewan,” tutur Bupati Dico.

Menurut Bupati Dico, penyakit PMK ini telah melanda daerah-daerah di Indonesia yang menyebabkan hewan-hewan mati dan banyak masyarakat khususnya peternak sapi merugi.

Bupati Dico juga mengungkapkan, mengingat bahayanya penyakit tersebut, Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Pertanian dan Pangan bergerak cepat terus berupaya mengantisipasi sejak dini dengan melakukan penyemprotan disenfektan di kandang-kandang hewan, memberikan vitamin daya tahan tubuh pada hewan, melakukan sosialisasi pembersihan kandang hewan baik ditempat pemotongan hewan maupun melalui sosial media.

“Alhamdulillah hari ini dari total 24.572 sapi, 1600 kerbau dan 44.000 kambing di Kabupaten Kendal belum terlihat adanya wabah PMK, dan kami akan memastikan daerah-daerah yang sudah terkena wabah PMK tidak boleh mengirim jenis hewan tersebut di Kabupaten Kendal,” tutur Bupati Dico.

Sementara itu, pemilik kandang sapi H. Jumawi mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal, terutama Bupati Dico yang hari ini datang menijau dan melakukan penyemprotan Disinfektan di kadang sapi miliknya.

H. Jumawi juga mengaku saat ini ada puluhan ekor sapi yang saat ini berada di kandangnya. “Saat ini ada puluhan sapi di kadang, yang setiap harinya kadang kami bersihkan agar terhindar dari wabah PMK,” terangnya.

Pihaknya juga mengatakan, akan terus mematuhi apa yang menjadi ibauan dari Pemerintah Kabupaten Kendal, agar benar-benar terhindar dari wabah PMK.

Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *