28/11/2022

wartajateng.id – Desa Sambak Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang menyimpan potensi kopi yang luar biasa. Selain meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, kopi di Sambak juga berperan melestarikan konservasi alam.

Kepala Desa Sambak, Dahlan, menjadi penggerak masyarakat untuk menanam kopi yang diberi nama Potorono. Ia juga mengantarkan Desa Sambak meraih penghargaan nasional Proklim Lestari dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan karena telah berhasil memelihara kelestarian alam, salah satunya dengan menanam kopi.

Desa Sambak yang terletak di kaki Gunung Sumbing ini memperoleh penghargaan sebagai Desa Program Kampung Iklim (Proklim) Lestari tingkat Nasional pada 18 Oktober 2021.

Selama 4 tahun berturut-turut Sambak patut disebut sebagai Desa Proklim karena keberhasilannya dalam memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, terbukti dengan diperolehnya tropi dan piagam Proklim Utama hingga Proklim Lestari.

Sambak mampu memanfaatkan potensi desanya dengan menanam dan membudidayakan tanaman kopi serta memanfaatkan limbah tahu menjadi biogas pengganti LPG yang saat ini mengalami kelangkaan.

“Awal saya dilantik menjadi Kades, Juli 2007, saya yang merupakan pendatang waktu itu bingung harus memulai dari mana, saya berpikir bagaimana untuk membangun SDM, makanya saya ajak untuk meningkatkan ekonomi warga ini dengan cara membuat program Kopinisasi Rakyat,” ujar Dahlan.

Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *