Dialog Moderasi Beragama, KKN UIN Walisongo Kunjungi Padepokan Wulan Tumanggal

Perwakilan Tim KKN UIN Walisongo Semarang memberikan kenang-kenangan kepada Padepokan Wulan Tumanggal (Foto: dok/KKN).

Tegal (wartajateng.id) – Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang, Kelompok 110 berkunjung ke Padepokan Wulan Tumanggal guna silaturahmi dan moderasi beragama.

Kehadiran mereka disambut baik oleh segenap pengurus DPP Pusat Tegal, serta dari Kelompok Intelektual Muda Anak Alam Nusantara (Keimanan) Perguruan Trijaya.

Bertempat di Desa Dukuhtengah, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Ketua DPP pusat Perguruan Trijaya, Kateja Sulaksana, menyambut baik maksud kedatangan tim KKN.

“Sebenarnya kita welcome ke siapa saja bagi yang ingin belajar suatu ilmu bersama-sama, tidak memandang suku, agama atau perbedaan lainnya. Kita ingin selaras bersama walau dalam banyak perbedaan,” kata Kateja.

Pada kesempatan itu, mereka saling berdialog perihal toleransi dan pemikiran masyarakat, yang lebih dahulu dirasa memberi berita kurang tepat rutinitas di Padepokan.

Ketua Keimanan sekaligus Putra Pertama Romo Guru Suryaningratan ll, Mas Risang, menjelaskan peran padepokan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar, baru baru ini pihaknya baru selesai mengadakan giat bersama membangun pos keamanan desa.

“Juga ada tambahan kegiatan bantuan sosial berupa alat perlindungan diri kepada Gugus Tugas Pencegahan Covid-19, di Desa Dukuhtengah sebagai bentuk sumbangsih kepedulian pencegahan Covid-19,” katanya.

Selain itu, Padepokan juga sering kegiatan bersama dan mengajak pemuda serta masyarakat sekitar untuk turut andil dalam berkegiatan sosial.

“Tentunya untuk bisa menciptakan suasana lingkungan bersosial yang harmonis” jelas Mas Risang. (Penulis Tim KKN-Zaidi-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: