Dindikbud Demak Ajak Lembaga Kursus dan Pelatihan LKP Belajar ke Semarang

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF, Afida Aspar (tengah) didampingi Kasi Pendidikan Non Formal, Supartiningsih (kanan) menyerahkan kenang-kenangan ke pengelola LPK Vico. (Foto: Ist)

Demak (wartajateng.id) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Demak melalui Bidang Pembinaan PAUD dan PNF adakan kunjungan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Vico Semarang.

Kunjungan dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF, Afida Aspar, didampingi Kasi Pendidikan Non Formal (PNF) Supartiningsih dan diikuti para penilik dan LKP se-Kabupaten Demak pada (18/11/2020).

Menurut Afida, bahwa saat ini betapa pentingnya publikasi dengan media photo dan video serta ditunjang dengan media sosial dan website, serta konten yang menarik sehingga dapat menambahkan nilai tersendiri untuk lembaga.

BACA JUGA  Semua Siswa dan Guru di Semarang Akan Dapat Kuota Internet

“Dengan belajar ke Semarang, harapannya agar LKP di demak dapat membuat video pembelajaran sesuai jenis keterampilan di LKP masing-masing, katanya, Selasa (1/12/2020).

Selain itu, kebutuhan masyarakat akan skill meningkat tapi dihadapkan juga dengan pandemi, sehingga LKP harus berinovasi juga salah satunya dengan proses pembelajaran online.

Pada kesempatan itu, Pimpinan LKP Vico memaparkan, pelbagai cara dan teknik dalam pemanfaatan alat, baik smartphone maupun yang digunakan untuk pengolah audio dan video dalam pembelajaran ataupun marketpleace.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WIB itu diakhiri dengan pemutaran video hasil editing video saat kegiatan.

BACA JUGA  Wali Kota Solo: 44.127 Warga Solo Terima BTS

Supartiningsih menambahkan, setidaknya ada 3 poin dari kegiatan, yakni memberikan pelatihan untuk LKP di Kabupaten Demak cara membuat video pendek guna untuk sarana promosi, iklan dan sarana informasi.

Kedua, hasil dari video pendek LKP sebagai sarana pengenalan ke masyarakat jika LKP memiliki keistimewaan di bidangnya seperti menjahit, garment, desain grafis, tata rias kecantikan dan senam.

“Dan ketiga, hasil dari video tersebut diunggah di akun sosial media maupun website LKP,” tutupnya. (Adv/Zaidi-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: