Disbudpar Kudus Akan Gelar Pameran Museum Virtual

Wisatawan sedang melihat koleksi benda Museum Kretek. (Foto : Sulistiyanto)

Kudus (wartajateng.id) – Guna memfasilitasi wisatawan yang tak bisa berkunjung ke museum akibat adanya pembatasan kunjungan dimasa pandemi Covid-19.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ( Disbudpar ) Kabupaten Kudus berencana akan mengelar pameran museum secara virtual atau daring.

Kabid Kebudayaan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus Lilik Ngesti mengatakan, saat ini rencana pameran museum secara virtual masih tahap persiapan sarana dan prasarana.

Nantinya, koleksi yang dipamerkan merupakan benda koleksi yang ada di Museum Kretek dan Museum Situs Pati Ayam.

BACA JUGA  Silaturrahmi Lintas Agama, Ganjar: Kembali Ingatkan Tentang Persatuan

“Benda benda koleksi dua Museum yang ada di Kudus yang nanti kita pamerkan secara virtual, kita persiapkan alat alatnya untuk perekaman kita tata ulang juga benda koleksinya,” katanya.

Lebih lanjut Lilik menjelaskan, koleksi yang akan dipamerkan dalam pameran virtual nantinya merupakan benda koleksi yang telah selesai dikaji dan memiliki nomor registrasi serta deskripsi yang jelas. Harapannya, agar nilai edukasi yang tersampaikan kepada masyarakat benar benar jelas dan valid.

“Untuk koleksi tiga buku Nitisemito belum bisa kita pamerkan karena masih ada pengkajian, yang kita pamerkan yang sudah dikaji, ada nomor registrasi dan deskripsi agar informasi yang diterima bisa benar benar valid,” ujarnya.

BACA JUGA  Sehari Delapan Warga Positif Covid-19, Diantaranya Pedagang dan Anak Tenaga Kesehatan

20 Museum Jateng

Pihaknya juga menambahkan pameran museum secara virtual akan dilakukan bersama dengan 20 museum lainnya di Jawa Tengah. Selain sebagai solusi pembatasan pengunjung ditengah pandemi covid 19, pameran secara virtual diharapkan mampu membawa dua museum yang ada di Kudus agar dikenal lebih luas tak hanya masyarakat Kudus saja.

“Pameran virtual ini undangan dari Museum Ranggawarsita Semarang bersama sama museum lainnya di Jawa Tengah, harapannya biar museum yang ada di Kudus ini lebih terkenal luas biar banyak yang berkunjung kedepannya, ” tandasnya. (Sulistiyanto-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: