Dorong Demak Jadi Kabupaten Literasi dan Budaya, Dindikbud Resmikan TBM

Bupati Demak, HM Natsir menandatangani batu prasasti sebagai simbol peresmian TBM di Sanggar Kegiatan Demak (SKB). (Foto: dok)

Demak (wartajateng.id) – Sukseskan Demak sebagai kabupaten literasi dan budaya baca, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Demak telah meresmikan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Demak.

Peresmian dilakukan oleh Bupati HM Natsir dengan gunting pita dan penandatanganan batu prasasti yang didampingi Plt Kepala Dindikbud, Eko Pringgo Laksito, Kepala Bidang Pembinaan Paud dan Pnf Dindikbud Demak, Afida Aspar dan Seksi Sarana Prasarana Paud dan Pnf, Suwito beserta jajarannya.

Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan, membaca sangat penting dalam kehidupan masyarakat yang sangat kompleks, sehingga kemampuan membaca menjadi tuntutan.

BACA JUGA  Tingkatkan Pelayanan, PLN Resmikan Renovasi Gedung Dispatcher

“Salah satu upaya peningkatan sumber daya manusia yaitu mendorong minat baca masyarakat, dan salah satu ciri terpenting dari masyarakat terpelajar adalah tingginya minat baca dan kegemaran membaca,” katanya.

Bangunan TBM yang di resmikan Bupati Demak HM Natsir. (Foto : dok)

Sementara itu, Suwito mengatakan, TBM merupakan salah satu alternatif pusat belajar dalam rangka meningkatkan minat baca anak-anak yang merupakan program dari bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal (PNF).

Kadin Dindikbud Eko Pringgo Laksito menjelaskan, bahwa TBM sendiri memiliki 3 layanan utama yakni Widya-pustaka yang mana TBM menyediakan referensi kepustakaan tulis dan non tulis seperti buku teks, buku popular, buku pengetahuan popular dan pelbagai rekaman dengan macam-macam media.

BACA JUGA  Gaji ke-13 PNS, TNI dan Polri Cair Agustus 2020

Kedua, layanan Widya-loka yang mana TBM dijadikan sarana diskusi, bedah buku, sarasehan dan lain sebagainya.

“Ketiga widya-budaya yang dijadikan wadah untuk menuangkan ide-ide dan mengasah bakat masyarakat, seperti menulis, teater, tari dan membatik,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Eko, ada juga program parenting sekolah menulis, praktik buku, sekolah mitra, mengenal reptil, layanan pinjam buku, menulis mimpi, membungkus kado, membuat origami, membaca cepat dan memahami isi.

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Afida Aspar, TBM yang telah diresmikan itu dimanfaatkan masyarakat sebagaimana mestinya.

BACA JUGA  Diamankan Densus, Warga Nguter Sukoharjo Kaget

“Kami berharap, TBM ini dapat dimanfaatkan warga belajar SKB dan warga masyarakat Demak,” tutupnya. (Adv/Zaidi-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: