DPR Puji Ganjar Tangani Pencemaran Bengawan Solo

Ganjar Pranowo saat dimintai pertanggungjawaban isu lingkungan oleh DPR di Mapolda Jateng. (Foto : dok)

Semarang (wartajateng.id) – Langkah tepat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam menangani kasus pencemaran lingkungan di Bengawan Solo diapresiasi anggota DPR RI.

Mereka menyebut, langkah Ganjar sangat tepat, selain dapat mengendalikan pencemaran lingkungan, tapi juga membuat ekonomi tetap berjalan.

Apresiasi itu disampaikan sejumlah anggota Komisi III DPR RI saat melakukan kunjungan kerja di Jateng, Jumat (18/9/2020).

Dalam kunjungan kerja itu, membahas sejumlah isu, salah satunya pencemaran lingkungan yang ada di Jateng.

Saat dimintai pertanggungjawaban, Ganjar menyebut ada berbagai persoalan pencemaran lingkungan khususnya di Bengawan Solo.

Ia juga menyebut, sudah memiliki peta secara detail, perusahaan apa saya yang mencemari serta tindakan apa yang sudah dilakukan saat ini.

“Di sekitar bantaran Bengawan Solo itu ada banyak perusahaan besar, industri kecil, peternakan babi, hotel, rumah sakit dan beberapa tempat lain yang menjadi penyebab pencemaran. Kami sudah menerjunkan tim khusus untuk menangani persoalan ini. Tiap hari saya minta laporannya,” kata Ganjar di hadapan anggota DPR RI.

Pihaknya juga mengaku sudah memanggil secara khusus, perusahaan-perusahaan industri kecil dan peternakan yang terindikasi melakukan pencemaran.

Mereka diminta berkomitmen melakukan perbaikan pengelolaan limbahnya dalam waktu setahun, dan akan berakhir pada Desember tahun ini.

“Beberapa sudah melakukan perbaikan, tapi ada sejumlah kendala termasuk ada yang kesulitan menginstal teknologi limbahnya karena impor, teknisinya tidak bisa masuk ke Indonesia karena Covid-19. Untuk UKM dan peternak kecil-kecil, kami dampingi dengan pembuatan IPAL komunal,” jelasnya.

Ganjar juga tak menampik, bahwa sampai saat ini masih ada perusahaan yang ngeyel membuang limbah ke sungai secara sembunyi-sembunyi.

Ia mengaku beberapa kali melakukan sidak ke bantaran sungai Bengawan Solo dan anak sungainya, terdapat pipa-pipa siluman untuk pembuangan limbah dan bangkai babi yang mengambang di sungai.

“Saya minta pipa siluman saat itu juga ditutup dan dibenahi atau saya yang tutup. Saya cukup keras mengingatkan saat itu, dan peternak babi yang membuang bangkai ke sungai menghentikan itu,” tegasnya.

Pihaknya belum mengambil tindakan hukum atas kasus pencemaran itu. Namun jika batas waktu satu tahun yang ditentukan belum selesai, Ganjar mengancam akan menindak secara hukum.

“Kalau sampai Desember tahun ini tidak selesai, maka Januari akan langsung saya tindak tegas. Akan kami ambil tindakan pidana bagi yang membuang limbah ke sungai,” jelasnya.

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKS, Aboe Bakar Al-Habsy mengapresiasi langkah Gubernur Jateng, Ia menilai, Ganjar sangat transparan dan tanpa tendensi dalam menyelesaikan masalah itu.

“Saya sangat mengapresiasi langkah Gubernur Jateng dalam penanganan persoalan limbah ini. Dia sangat transparan dan data-datanya jelas, detail sampai pada langkah yang diambil. Solusinya sangat bagus, jadi ada jalan tengah yang diambil agar lingkungan baik namun ekonomi tidak hancur,” ujarnya. (Zaidi -01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: