Edukasi Cukai, Pemkab Demak Gelar Sosialisasi

Plh Bupati Joko Sutanto sosialisasikan DBHCHT. (Foto: dok)

Demak (wartajateng.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak gelar sosialisasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahap keempat pada aparat Pemerintah Desa dan Kecamatan di wilayah Dempet dan Kebonagung, Kamis (4/3/2021).

Plh Bupati Joko Sutanto menuturkan, aparat Pemerintah Desa dan Kecamatan harus secara aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemahaman terkait Barang Kena Cukai (BKC).

“Edukasi ini sangat penting dilakukan demi keberlangsungan pembagunan di Kabupaten Demak,” terangnya.

Joko Sutanto menambahkan, melalui BKC masyarakat dapat merasakan manfaatnya yaitu untuk kesejahteraan masyarakat dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi di daerah. Kemudian untuk penegakan hukum, hal ini bertujuan untuk menurunkan tingkat peredaran Barang Kena Cukai (BKC) ilegal, serta untuk kesehatan dalam rangka mendukung Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

BACA JUGA  Naiknya Harga Bawang dan Daging Ayam BaJateng Alami Inflasi 0,07 Persen

“BKC salah satunya seperti rokok. Jadi rokok itu menjadi sektor penyumbang pajak terbesar. Apabila masyarakat mengizinkan rokok ilegal, maka dampaknya ada pada Negara. Padahal pajak yang masuk akan kembali pada masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut Plh Bupati juga berpesan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perangkat desa untuk ikut berpartisipasi dalam pemberantasan cukai ilegal. 

“Jika cukai ilegal tidak ada lagi peredarannya, pendapatan Negara dari sektor penerimaan cukai dapat meningkat,” pungkasnya. (Nizar-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: