28/11/2022

Wartajateng.id – Kota Semarang menjadi tuan rumah Festival Hak Asasi Manusia (HAM) 2021, yang berlangsung mulai tanggal 16 – 19 November 2021. Kegiatan acara di awali Ormas Expo di Atrium Paragon Mall Semarang, dengan mengusung tema Bergerak Bersama Memperkuat Kebhinekaan, Inklusi, dan Resiliensi.

Terdiri 40 lembaga dalam kegiatan Ormas Expo melakukan layanan HAM baik Kota Semarang mapun Lembaga nasional. Rencananya gelaran Festival HAM 2021 akan dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Muhammad Mahfud MD pada Rabu 17 November 2021 ini.

Kota Semarang yang ditunjuk menjadi tuan rumah, Hendrar Prihadi selaku Walikota Semarang mengatakan saat jumpa media di Hotel PO Semarang kemarin 16 November 2021, menjamin gelaran Festival HAM 2021 akan berjalan lancar, karena telah melakukan persiapan yang matang.

“Kami sangat senang dan bangga, sekaligus berterima kasih kepada KOMNAS HAM RI, INFID, KSP yang mempercayai kota Semarang sebagai tuan rumah, kami harap acara ini berjalan lancar dan semua peserta nantinya pulang ke daerah masing-masing dengan selamat dan sehat,” bilang Hendi.

Hendi membeberkan sejumlah agenda kegiatan untuk menyemarakkan Festival HAM 2021. Salah satunya adalah Goalball yakni pertandingan antara tim penyelenggara Festival HAM melawan tim Komunitas Sahabat Mata yakni penyandang disabilitas netra.

Nantinya peserta Festival HAM akan diajak untuk mengunjungi sejumlah tempat di Kota Semarang terkait dengan praktik tata kelola HAM. Trip A mulai dari balaikota-kampung nelayan-GPIB Malangsari-MAJT -RM Kambodja-Sam Poo Kong. Trip B mulai dari balai kota-pondok boro-Kampung Demokrasi-IBC Kota Lama-Kota Lama.

Dalam rangka menyambut Festival HAM 2021, Kota Semarang juga menggelar Semarang Night Carnival 2021 akan diadakan padahari Rabu 17 November 2021 secara virtual melalui channel YouTube Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang.

Semarang Writers Week juga digelar dengan 19 sesi diskusi mengenai buku dengan berbagai tema. Selain itu dalam Festival HAM juga ada berbagai kegiatan perlombaan yang bisa diikuti oleh semua masyarakat.
“Kami ingin menyampaikan pesan kepada seluruh dunia bahwa hak warga harus dilindungi dan saling menghormati sesuai bidang masing-masing,” tutur Hendi. Kegiatan ini akan diadakan secara daring maupun luring. Ada 767 peserta yang akan mengikuti sebanyak 464 peserta mengikuti secara tatap muka dan 303 peserta mengikuti secara daring.

Menurutnya, peserta akan terus bertambah mengingat pembukaan baru akan dilakukan hari Rabu. “Kami tidak melupakan prokes. Yang mengikuti secara offline sudah divaksin. Sebelum acara kami minta untuk tes. Panitia sudah menyediakan 1.000 antigen,” tandasnya.

Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *