Gaji Guru Honorer Sekolah Swasta Terkendala akibat Pandemi Corona

Semarang (wartajateng.id) – Pencairan gaji guru honorer di beberapa sekolah swasta di Jawa Tengah, terkendala. Penyebabnya, banyak orang tua siswa tidak membayar uang sekolah pada masa pembelajaran jarak jauh di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

”Uang sekolah, khususnya swasta, tidak masuk. Ini memang problem,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Jumeri.

Berbeda dengan gaji guru honorer di sekolah negeri yang sudah dialokasikan di APBD. Jumeri menjelaskan, gaji guru honorer di sekolah swasta diatur dengan sejumlah mekanisme. Bisa melalui yayasan, uang sekolah peserta didik, atau dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pemerintah Pusat dan BOSDa Pemerintah Provinsi.

BACA JUGA  Ganjar Siapkan Lapangan Pekerjaan untuk Kurangi Pengangguran di Jateng

”Kalau dari BOS Pemerintah Pusat yang dulunya maksimal 50 persen untuk menggaji, sekarang tidak ada batasnya. Pemerintah provinsi juga memberikan BOSDa yang bisa untuk membayar honorarium guru-guru,” terangnya.

Namun mengenai hal itu, Pemprov tidak dapat berbuat banyak. Sebab, tiap sekolah swasta memiliki kebijakan masing-masing. ”Pemerintah tidak bisa mencampuri urusan rumah tangganya,” tandasnya. (Ody)

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: