28/11/2022

Momen memperingati Hari Pahlawan yang tepatnya tanggal 10 November. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo didampingi istrinya Siti Atikoh, berkunjung di Desa Tegal Sari, Kabupaten Blora. Kunjungan Gubernur Jateng ini untuk melakukan ziarah kemakam Pocut Meurah Intan.

Meski di kenal pejuang besar, pejuang wanita asal Aceh bukan di makamkan ditaman makam pahlawan, melainkan dipemakaman umum Tegal Sari, Blora, yang berjejer menjadi satu dengan warga sekitar. Yang membedakan makam Pocut Meurah ini adalah bentuk dan tulisan pada batu nisannya beraksara arab.

Kegiatan ziarah ini, puluhan mahasiswa berbagai daerah yang tergabung dalam Persaudaraan Antar Etnis Nusantara (Perantara) dan sejumlah warga Aceh yang ada di Jawa Tengah, turut mendampingi Ganjar Pranowo, serta melakukan kegiatan bersih – bersih makam.

Usai berdoa bersama yang dipimpin tokoh masyarakat setempat, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menabur bunga di atas pusara, selanjutnya berbincang santai bersama para mahasiswa dan dengan keluarga Pocut Meurah Intan, serta masyarakat Aceh yang hadir.

“Kalau diizinkan, kita akan perbaiki. Beliau ini pejuang hebat. Dari keluarga Kesultanan dan melawan Belanda sampai dikejar-kejar dan diasingkan ke sini,” bilang Ganjar Pranowo, saat momen pertemuan tersebut. Usulan Gubernur Jateng langsung disambut setuju oleh semua masyarakat yang hadir. Disisi lain Ketua Persaudaraan Antar Etnis Nusantara (Perantara), Muhammad Zulkifli langsung menyerahkan map berwarna biru yang ditujukan kepada Ganjar Pranowo. Isi map tersebut yakni mengusulkan Pocut Meurah Pocut agar diberi gelar pahlawan nasional.

Ganjar dengan senyum khasnya menerima dengan senang hati usulan tersebut, tentu akan berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai pengajuan gelar pahlawan nasional. “Tentu akan kami bantu, karena ini bentuk penghormatan kita. Dari manapun berada ya inilah Indonesia dan segera kami ajukan,”kata Ganjar.

Soal rencana pembangunan makam, hal itu bisa dilaksanakan secepatnya karena pihak keluarga dari Pocut Meurah Intan sudah setuju. Dalam kunjungan Gubernur Jateng ke Blora ini, juga turut didampingi oleh Bupati Blora Arif Rohman dan soal pembangunan juga setuju serta mendukung .

Salah satu keluarga Pocut Meurah Intan di Blora, Sugeng Waluyo menyambut baik rencana Gubernur untuk memperbaiki makam. Selain itu, mereka juga mendukung agar Pocut Meurah Intan diusulkan menjadi pahlawan nasional. “Saya itu cucu Panglima Mahmud yang masih keponakan Pocut Meurah Intan. Kami sangat setuju, keluarga dari Aceh dan masyarakat Aceh juga setuju dengan pembangunan makam ini. Kami juga berharap beliau bisa diangkat menjadi pahlawan nasional,” tutur Sugeng.

Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *