Industri Fashion Terus Berkembang di Tengah Pandemi

Seorang model memamerkan rancangan desain pakian dalam fashion show yang digelar virtual. (Foto: Ist)

Semarang (wartajateng.id) – Meski di tengah pandemi Covid-19 tak menyurutkan industri fashion di tanah air untuk terus berkembang.

“Industri fashion di tengah pandemi ini tetap terus maju, malah banyak kreasi para desainer-desainer kita yang menyesuaikan,” kata Kepala Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Semarang, Edi Susanto, Kamis (24/9/2020).

Edi mencontohkan masker-masker yang dirancang oleh desainer-desainer banyak memiliki peluang usaha di tengah pandemi.

Menurut Edi, BBPLK di Semarang menjadi tempat pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia untuk berlatih di bidang fashion.

Ia juga berpendapat fashion tidak akan berhenti sampai kapan pun dan akan terus dibutuhkan masyarakat, secara dinamis berubah.

“Hanya kita mencoba menyesuaikan kurikulum berikut standar kompetensinya, termasuk peralatannya yang terus kita sesuaikan dengan dunia industri,” jelasnya.

Selain itu, Edi juga menilai para alumni dari BBPLK tidak ada yang menganggur. Bahkan menurut datanya 92 persen alumni tidak ada yang menganggur.

Sedangkan yang 8 persen mereka tidak bisa dipastikan menganggur, melainkan putus komunikasi.

“Desainer kita seperti Mas Eko Mas Nakro mereka baru lulus tahun 2019 tapi produk mereka sudah diterima di pasar luar negeri,” ujar Edi memuji anak didiknya.

Adapun tantangan fashion sendiri menurutnya adalah menyesuaikan tantangan zaman.

“Sebelum produksi kita kerja sama dengan industri supaya kita tahu arahnya ke mana, nah itu yang kita latih supaya kita berkembang. Supaya produksi sesuai yang diinginkan pasar,” terangnya. (Zaidi-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: