Jelang Debat, PDIP Ingatkan Gibran Persoalan Perda Minuman Keras

Foto bersama calon Wali Kota Solo Gibran bersama pengurus PDIP Solo. (Foto : dok)

Solo (wartajateng.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Solo sesuai dengan tahapan pelaksanaan pemilihan walikota (Pilwakot) yang akan berlangsung pada tanggal 9 Desemeber 2020 mendatang, akan menggelar debat pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang akan berlangsung pada tanggal 6 November 2020.

Menghadapi debat tersebut, ketua DPC PDIP Kota Solo Hadi Rudyatmo kepada sejumlah wartawan menyampaikan, telah memersiapkan materi debat yang disusun bersama tim.

Menurut Hadi, calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota  yang diusung PDIP telah memiliki visi misi untuk membangun kota Solo ke depan.

“Tim debat sudah ada. Saya sendiri tim pemenangan. Semua sudah siap,” ujarnya Kamis (29/10/2020).

Dalam debat pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota mendatang, ujarnya, persoalan yang paling disorot adalah mengenai Perda minuman keras. Jika nantinya pasangan lain akan menyampaikan hal ini, jelasnya, bukan soal pelarangan, tapi masalah pengaturan.

“Perda itu tidak boleh bertentangan dengan aturan yang ada di atasnya. Yang diatur kan soal pengaturan dan bukan pelarangan. Jika nanti dipersoalkan soal larangan, tentu tidak bisa. Perda hanya mengatur,” tandasnya.

Hadi yang juga Wali Kota Solo tersebut juga mengingatkan kepada calon Wali Kota Gibran Rakabuming Raka, agar menjadi seorang pemimpin yang mau mendengar dan bertanya kepada masyarakatnya.

“Pemimpin masa depan adalah pemimpin yang mau mendengar dan melakukan apa yang dikehendaki masyarakatnya. Itu yang saya lakukan selama ini sebagai Wali Kota,” pungksanya. (Iwan-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: