28/11/2022

wartajateng.id – Sesuai dengan surat edaran Menteri Agama No. 05 Tahun 2022 tentang pedoman penggunaan pengeras suara di masjid dan mushola, saat ini aturan penggunaan pengeras suara di masjid dan mushola sudah berjalan di Kota Pekalongan, hal ini disampaikan langsung oleh kepala Kementerian Agama Kota Pekalongan, Kasiman Mahmud Desky.

Khususnya di bulan ramadhan seperti saat ini, tadarus dan pengajian menjadi salah satu kegiatan rutin, Kasiman menjelaskan penggunaan pengeras suara luar di masjid dan mushola saat tadarus diperbolehkan hingga jam sepuluh malam dan kegiatan pengajian hanya menggunakan pengeras suara dalam masjid dan mushola.

“Berkenaan dengan penggunaan pengeras suara di masjid dan mushola, ya itu sudah berjalan juga sesuai dengan surat edaran Menteri Agama No. 05 tahun 2022, tadarus itu dibolehkan keluar suaranya sampai jam sepuluh malam dan pengajian suara hanya di dalam masjid,” terang Kasiman saat ditemui di ruang kerjanya, Senin siang (04/04/2022).

Kasiman menjelaskan sebelum masuk waktu adzan, pembacaan Al-Quran atau tarhim dapat menggunakan pengeras suara luar selama 10 menit. Lebih lanjut ia menilai, saat ini penerapan aturan tersebut sudah berjalan dengan baik dan ia berharap kondisi yang kondusif ini dapat bertahan hingga akhir bulan ramadhan.

“Sebelum adzan itu ada tarhim dan baca Quran selama 10 menit, aturan ini sudah berjalan dengan baik dan ketika sholat tarawih juga sudah berjalan dengan baik dan saya berharap kondisi ini mulai pelaksanaan di awal bulan ramadhan hingga akhir nanti dapat berjalan dengan baik,”pungkasnya.

Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *