KKN UIN Walisongo Diskusi Kesehatan Perspektif Al-Qur’an dan Hadist

Diskusi online kelompok 144 KKN-DR UIN Walisongo. (Foto : dok/KKN)

Demak (wartajateng.id) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah (KKN-DR) reguler angkatan 75 kelompok 144 UIN Walisongo Semarang Gelar Diskusi Online “Relevansi Antara Agama dan Kesehatan Dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadist”.

Kegiatan tersebut dilakukan mengingat kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi setiap manusia, sementara untuk menjaga kesehatan itu sendiri, dapat kita lakukan dengan berlandaskan agama.

Acara yang dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB melalui zoom meeting itu, di ikuti lebih dari 100 peserta dari berbagai instansi dan sangat antusias terhadap acara yang ditujukan untuk umum serta free HTM.

Diskusi menghadirkan dua narasumber yang telah berpengalaman di bidangnya, yakni Hanik Rosyida, M.S.I salah satu dosen Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUHUM) UIN Walisongo dan Ika Saraswati mahasiswa Strata 1 Keperawatan Universitas Malahayati Lampung yang juga sekaligus top 4 duta kesehatan Lampung.

Salah satu peserta sekaligus pemenang give away dalam diskusi online, Armando, mengungkapkan, bahwa acara tersebut sangat menambah wawasan dan pengetahuan.

“Saya sangat antusian terhadap acara ini, karena dapat menambah wawasan untuk saya. Sebelumnya saya masih belum memahami relevansi antara kesehatan dengan agama. Setelah mengikuti acara ini, saya jadi memahami kerelevansian diantara kedua hal tersebut.” ungkapnya.

Ketua tim KKN-DR Kelompok 144 UIN Walisongo, Rika Regina, menuturkan acara tersebut dapat sukses berkat kerja sama yang baik dari semua pihak yang terlibat.

“Acara ini dapat berjalan lancar dan sukses berkat kerja sama tim, saya sangat mengapresiasi tim yang sangat bekerja keras agar acara ini bisa terselenggara dengan baik.” terangnya.

Lebih lanjut, Regina berharap dengan adanya diskusi online itu dapat bermanfaat dan memberikan pengetahuan kepada orang-orang tentang relevansi antara agama dan kesehatan meskipun diadakan secara virtual.

“Setelah kegiatan usai, harapannya banyak yang menerapkan nilai-nilai agama untuk tetap menjaga kesehatan fisik maupun jiwa berlandaskan Al-Qur’an dan Al-Hadist.” pungkasnya. (Penulis Regina-Nizar-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: