Konsep Adinda KIM: Edukasi Warga Jadi Pemilih Cerdas

Seorang narasumber menyampaikan materi dalam webinar. (Foto : tangkapan layar)

Jakarta (warrajateng.id) – Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) adalah komunitas interaksi antar masyarakat dengan konsepnya adalah dari masyarakat, oleh masyarakat, untuk masyarakat.

KIM berperan aktif di tengah masyarakat untuk menginformasikan tentang Pemilihan Serentak 2020 kepada warga.

Ketua Forum KIM Kota Pekalongan Zaenal Muhibbin mengatakan, pihaknya memiliki strategi dalam sosialisasi kepada warga yakni dengan pendekatan kearifan lokal. KIM memanfaatkan kegiatan kumpul warga, rembug warga, menggunakan pos kamling dan di rumah ibadah.

“Kami juga memanfaatkan media shalat berjamaah, ngobrol-ngobrol di teras masjid, teman-teman KIM menyampaikan informasi yang telah diperoleh dari pihak terkait (tentang Pemilihan). Sehingga secara natural, warga telah mendapatkan informasi yang up to date,” ujar Zaenal di Pekalongan melalui rilisnya, Minggu (22/11/2020).

BACA JUGA  9 Negara dan Komunitas Internasional Bantu Indonesia Lawan Covid-19

Zaenal menjelaskan, KIM sudah dibekali dengan konsep Adinda yang merupakan singkatan dari “akses, diskusi, implementasi, networking, diseminasi dan aspiratif”.

Dengan berbekal itu, KIM Pekalongan melakukan akses informasi dengan cara datang ke penyelenggara Pemilu, termasuk ke Dinas Kesehatan untuk mencari informasi, lalu informasi tersebut disebarluaskan kepada masyarakat.

“Lalu kita menunggu respons masyarakat, dan dengan menggunakan pola perluasan networking, kita jalin komunikasi dengan berbagai kalangan. Kemudian kami melakukan diseminasi, menggunakan berbagai cara, kita bikin konten dengan bahasa sederhana, bikin pamflet informasi sederhana yang mudah diingat oleh masyarakat,’ tambah Zaenal.

BACA JUGA  Kepada Jokowi, Ganjar Sampaikan Semarang Raya Jadi Perhatian Penanganan Covid-19

Sementara, Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai pembina dari KIM menyampaikan bahwa kehadiran KIM merupakan salah satu bentuk dari keterlibatan Kominfo dalam membantu KPU mewujudkan target partisipasi pemilih 77,5 persen.

Koordinator IK Hankam Ditjen IKP Kemkominfo RI, Dikdik Sadaka menjelaskan selain membantu memenuhi target partisipasi pemilih, pihaknya juga berupaya meningkatkan kualitas pemilih dengan cara mendorong masyarakat agar memilih dengan cerdas.

“Kita ingin agar masyarakat mendapatkan pemimpin yang terbaik, bagi negara, daerah dan bagi masyarakat. Untuk itu kita menggunakan berbagai media untuk menyampaikan narasi tersebut, lewat televisi, radio, media cetak, online, billboard, termasuk lewat peran KIM,” ujar Dikdik. (Ody-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: