Lawan Covid, Mahasiswa dan PKK Dirikan Taman Gizi dan Apotik Hidup

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Kelompok 90 menanam aneka empon-empon yang dipercaya berkhasiat untuk kesehatan (Foto: dok)

Kendal (wartajateng.id) – Mahasiswa KKN Kelompok 90 UIN Walisongo Semarang bersama ibu-ibu PKK Desa Manggungsari bekerja sama membuat Taman Gizi dan Apotek Hidup di halaman Balai Desa Manggungsari.

Mereka menanam 13 jenis tumbuhan, mulai dari Jahe, Kunyit, Kunir, Temulawak, Kencur, Temu Putih, Cincau, Kapulaga, Lempuyang, Pandan, Lengkuas, Temu Giring dan Lidah Buaya.

“Tanaman gizi tersebut sangat bagus untuk menjaga daya tahan tubuh (imunitas) saat menghadapi ancaman penularan Covid-19,” ungkap Fitriana, Anggota Kelompok KKN kepada wartajateng.id, Minggu (15/11/2020).

Menurut Fitriana, di dalam tanaman gizi ini mengandung zat-zat seperti curcumin yang baik untuk antioksidan hingga antiinflamasi.

Pihak KKN berharap, dengan adanya penanaman tersebut masyarakat mengerti akan besarnya manfaat dari tanaman gizi ini.

“Selain cara penanaman yang mudah, olahan dari tanaman ini juga bisa meningkatkan sistem imun tubuh di tengah pandemi Covid-19,” harapnya.

Sementara itu, Ketua PKK Desa Manggungsari, Ibu Eko merespon positif kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN.

“Saya sangat senang dengan dibuatnya taman ini, karena selain memperindah halaman balai desa,” ujarnya.

Ibu Eko juga mengatakan, hasil dari pengolahan rimpang jahe dan sejenisnya dapat menyehatkan tubuh, khususnya saat masa pandemi. (Zaidi-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: