Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ajari Anak Cuci Tangan

Kegiatan pelatihan cuci tangan pada santri TPQ Ar-Romah Desa Tambaharjo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, (Foto : ist)

Batang (wartajateng.id) – Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang mengadakan acara pelatihan cuci tangan pada santri TPQ Ar-Rohmah Desa Tambaharjo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang.

Santri yang dipilih masih berada di kelas pra jilid dan jilid 1. Hal ini dikarenakan santri kelas diatas jilid 1 sampai kelas amtsilati telah mengikuti pelatihan cuci tangan yang digelar pada hari sebelumnya.

Pelatihan cuci tangan diawali dengan sosialisasi pentingnya menjaga kebersihan di masa pandemi. Ketua kelompok 87 KKN UIN Walisongo, Muhammad Luqni Maulana menuturkan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk melatih anak-anak agar terbiasa menjaga kebersihan.

“Kegiatan ini diadakan untuk melatih anak-anak menjaga kebersihan untuk mencegah penyebaran covid-19,” ucap Luqni, Senin (19/10/2020).

Selain pelatihan cuci tangan, mahasiswa KKN UIN Walisongo juga membagi masker dan face shield kepada santri. Pelatihan cuci tangan dan cara memakai masker yang benar diajarkan dengan gerak dan lagu.

Dengan menambahkan nada dan lagu, anak-anak lebih mudah memahami dan mengingatnya. Semoga kegiatan KKN di TPQ Ar-Rohmah dapat bermanfaat walau hanya sederhana,” jelas Luqni.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari ustadz dan ustadzah serta orang tua Santri. Salah satu ustadz, Nachi Tandidi mengatakan bahwa pelatihan cuci tangan dengan menggunakan lagu cukup efektif diajarkan pada anak-anak.

“Alhamdulillah Tim KKN berkenan memberikan edukasi kepada santri, apalagi di masa seperti ini,” katanya.

Setelah pelatihan cuci tangan dan pembagian masker, acara dilanjutkan dengan pengumuman lomba cerdas cermat Islami yang telah berlangsung sebelumnya. (Majid-02)

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: