Operasi Masker Terus Berlanjut, Puluhan Pengendara Didenda Rp 29 Ribu

Salah satu pengendara sepeda motor yang terjaring operasi masker, dikenakan sanksi berupa push upa sebanyak 20 kali. (Foto : Iwan).

Karanganyar (wartajateng.id) – Puluhan pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Dagen-Tasikmadu tepatnya di depan SM Negeri 1 Tasikmadu terjaring dalam operasi masker yang digelar tim gabungan TNI, Polri, Satpol PP dan BPBD Karanganyar, Jumat (23/10/2020).

Puluhan pengendara sepeda motor ini diketahui tidak mengenakan  masker saat berkendara. Sebagai bentuk hukuman, puluhan pengendara ini dikenakan  sanksi denda Rp 20 ribu.

 Kapolsek Tasikmadu Iptu Sulistyo Tri Gunarto disela-sela operasi masker kepada sejumlah wartawan menyampaikan, dalam operasi ini tidak seluruh kendaraan dihentikan.

Menurut Kapolsek, hanya pengendara atau pengguna jalan yang diketahui tidak mengenakan masker langsun diambil tindakan.

“Secara kasat mata pengendara yang tidak mengenakan masker pasti kelihatan. Tim gabungan langsung melakukan pendataan dengan menerapkan aturan berupa sanksi denda. Penindakan dilakukan oleh Satpol PP,” jelasnya.

Sementara itu, pantauan wartajateng.id, sejumlah pengendara yang terjaring razia setelah dilakukan pendataan langsung diberikan sanksi denda. Baik berupa denda Rp 20 ribu, sanksi melakukan push up sebanyak 20 kali serta melafalkan Pancasila.

“Saya tidak tahu kalau ada operasi masker. Tadi memang lupa tidak mengenakan masker dari rumah. Saat akan diberikan sanksi, petugas memberikan alternatif pilihan. Saya memilih push up,” ujar Andy salah satu pengendara sepeda motor yang terjaring.

Terpisah, Kepala Satpol PP Karanganyar, Yopi Ekojati Wibowo menegaskan, operasi masker ini akan terus dilakukan sebagai upaya untuk mendisiplinkan masyarakat agar tetap melaksanakan protokol kesehatan. Terkait sanksi yang diberikan, Yopi menuturkan, meski Perbup mengenai sanski denda sudah diterapkan, namun dalam pelaksanaan dilapangan tidak serta merta sanksi denda tersebut diterapkan.

“Kita fleksibel. Kita berikan alternatif bagi pengendara yang tidak menegnakan masker. Inti dari operasi ini kan untuk meningkaykan kesadaran masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan,” tegasnya. (Iwan-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: