28/11/2022

wartajateng.id – Agus pedagang bakso bakar akhirnya bernafas lega karena mendapatkan bantuan dana sosial dari Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Prambanan berupa gerobogan dan kompor satu tungku.

Agus (30) warga Desa Tlogo merupakan salah satu warga dari 16 orang yang mendapatkan bantuan sosial DAPM Surplus UPK-BKAD, di Kecamatan Prambanan, Jum’at (18/03/2022). Penjual bakso bakar keliling tersebut mengaku sengaja meminta bantuan sosial berupa gerobak untuk mencari nafkah setiap harinya.

“Gerobak untuk jualan, kebetulan gerobak sudah tidak layak pakai” katanya

Saat Bupati Klaten mendatangi Agus bersama gerobak barunya, Agus menceritakan dirinya sempat berkomunikasi dengan pengurus desa dan akhirnya bisa mendapatkan bantuan sosial tersebut. Kemudian Bupati Sri Mulyani mendoakan agar setelah diberikan gerobak yang baru, jualan bakso bakar Agus lebih laku lagi.

Sri Mulyani menyampaikan total dana sosial warga dari DAPM sejumlah Rp. 130.500.000 digulirkan untuk warga masyarakat di wilayah prambanan, ber-KTP Prambanan, dan berdomisili Prambanan.

“Dipinjam pakaikan untuk usaha kelompok, bantuan dari DAPM ini beda dengan yang lainnya. Diberikan bantuan sesuai kebutuhan, ada yang pengen kambing diberikan kambing. Ada yang pengen sepeda karena untuk sekolah diberikan sepeda. Ada yang jualan bakso diberikan gerobaknya, jadi ini sangat luar biasa. Bahwa bantuan ini pasti akan bermanfaat banget, karena memang pemberiannya sesuai dengan kebutuhan” ungkapnya

Ia juga menjelaskan dalam pengelolaan dana dan kepengurusan BKAD sangat sehat sehingga bisa menghasilkan, dan menguntungkan. Sehingga manfaat yang dihasilkan, bisa dirasakan seluruh warga masyarakat yang ada di wilayah Prambanan.

“Saya sangat mengapresiasi dan bu camat selaku pembina tentunya sangat baik. Sehingga ini menjadi contoh untuk wilayah yang lainnya karena dengan anggaran yang cukup besar dan sehat ini. Akhirnya memiliki dana sosial yang keperuntukannya untuk warga masyarakat sendiri” pungkasnya

 

Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *