Pelaku Pembakaran Wanita di Mobil Ternyata Teman Bisnis

Pelaku diamankan oleh Kepolisian dalam ungkap kasus wanita yang dibakar di dalam mobil, Jumat (23/10/2020). (Foto Iwan).

Sukoharjo (wartajateng.id) − Pelaku kasus pembakaran wanita di dalam mobil Selasa (20/10/2020) malam di depan toko material di Desa Sugihan Kecamatan Bendosari, berhasil diamankan.

Pelaku diamankan Sat reskrim Polres Sukoharjo pada hari Rabu (21/10/2020 pagi atau kurang dari 24 jam setelah kejadian.

“Pelaku berinisal E, kami amankan di kediamannya yang tidak jauh dari lokasi kejadian,” tegas Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam ungkap kasus yang digelar di Polres Sukoharjo, Jumat (23/10/2020) sore.

Kapolda juga menyampaikan, terungkapnya kasus ini setelah sebelumnya Sat reskrim Polres Sukoharjo bersama Inafis serta Tim Jatanras Polda Jawa Tengah melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil olah TKP, salah satu barang bukti yang ditemukan adalah HP milik korban. Setelah dilakukan pemeriksaan, dari HP korban ditemukan salah satu chat antara korban dengan anaknya yang menyatakan akan menemui E pada hari Senin (19/10/2020).

“Dari hasil chating inilah kita mengungkap kasus ini serta mengamankan pelaku,” ujar Kapolda.

Menurut Kapolda, kasus dugaan pembunuhan ini berawal ketika korban melihat bisnis ayam yang dikelola bersama pelaku di daerah Puhgogor, Kecamatan Bendosari.

Saat melihat usaha bersama tersebut, korban menagih hutang kepada pelaku. Namun karena gelap mata, pelaku akhirnya menghabisi korban dengan memukul bagian belakang kepala dengan menggunakan linggis.

“Dari keterangan, pelaku memiliki hutang sebesar Rp 145 juta kepada korban. Namun saat ditagih, pelaku gelap mata dan menghabisi korban. Korban diseret ke kandang ayam sampai akhirnya korban yang dalam kondisi sudah tidak bernyawa dimasukkan ke dalam mobil dan dibakar di depan toko bangunan,” jelas Kapolda.

Ditambahkan Kapolda, atas perbuatannya, pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka ini dijerat dengan pasal 340 tentang pembunuhan berencana, dan atau pasal 365 serta pasal 187 KUHP.

“Tersangka kita jerat dengan pasal pembunuhan berencana. Kita akan mengembankan kasus ini termasuk akan melakukan rekonstruksi,” Tegas Kapolda. (Iwan-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: