28/11/2022

wartajateng.id – Bupati Kendal Dico M Ganinduto B.Sc bersama dengan Debuti Direktur BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Wilayah Jateng dan DIY, Cahyaning Indriasari serahkan santunan program kematian kepada peserta BP Jamsostek di Kabupaten Kendal, Rabu (19/1/2022) di ruang Paringgitan Kabupaten Kendal.

Dalam penyerahan tersebut turut hadir Asisten Deputi Wilayah Bidang Kepesertaan, Iksarudin, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Teguh Wiyono, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kendal, Suriyadi.

Santunan diberikan secara langsung oleh Bupati Kendal kepada 3 orang ahliwaris, diantaranya Ilmiyati Husniyah yang merupakan istri dari penerima manfaat almarhum Sugiarto warga Desa Darupono, Susworowati istri dari almarhum Agus Supriyanto warga Desa Gemuh Blanten, dan Susilowati istri dari almarhum Adi susilo.

Adapun santunan yang diberikan kepada peserta totalnya ada Rp. 598.598.810. Almarhum Agus Supriyanto menerima santunan sebesar Rp210.857.670 terdiri dari program Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan beasiswa 2 orang anaknya.

Almarhum Adi Susilo menerima santunan sebesar Rp 203.804.310, terdiri dari program Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan beasiswa 2 orang anaknya.

Almarhum Sugiarto menerima santunan sebesar Rp183.936.830 terdiri dari program Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun dan beasiswa 2 orang anaknya.

Debuti Direktur BP Jamsostek Wilayah Jateng dan DIY, Cahyaning Indriasari menjelaskan, santunan ini merupakan komitmen dari program-program BPJS Ketenagakerjaan.

“Salah satu programnya yang wajib diikuti adalah Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yaitu bagi peserta yang sudah ikut selama 3 tahun kemudian meninggal dunia karena sakit, maka akan mendapatkan santunan kematian Rp. 42.000.000 dan beasiswa untuk 2 orang anaknya, mulai sekolah TK sampai dengan perguruan tinggi,” ujar Cahyaning Indriasari

Ia menjelaskan, beasiswa yang diterima untuk anak sekolah TK dan SD Rp1.500.000 petahun, SMP Rp2.000.000 petahun, SMA Rp3000.000 petahun, dan perguruan tinggi Rp12.000.000 petahun. Namun jika ada peserta yang baru ikut hari ini kemudian besoknya meninggal karena kecelakaan kerja, maka anaknya akan langsung mendapatkan beasiswa dari program ini.

Debuti Direktur BP Jamsostek Wilayah Jateng dan DIY juga menjelaskan, dari masyarakat pekerja di Kabupaten Kendal yang sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan ada 38 pesen, sisanya yang belum mendaftar kebanyakan disektor informal, yaitu petani, nelayan, dan pedagang pasar.

“Kembali kami informasikan, mereka yang disektor informal itu boleh menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, hanya dengan iuran Rp. 16.800 perbulan sudah mendapat program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Jika peserta meninggal kecelakaan kerja akan mendapatkan santunan kematian Rp70.000.000, dan jika ia memiliki anak, dua anaknya akan mendapat beasiswa. Artinya ini sangat besar manfaatnya,” terang Cahyaning Indriasari.

Cahyaning Indriasari mengungkapkan, peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Kendal untuk tenaga kerja tahun 2022 mengalami kenaikan sebesar 20 persen dari tahun sebelumnya. Menurutnya pertumbuhan ini sangatlah bagus, tentunya ini bentuk keseriusan suport dari pimpinan daerah Kabupaten Kendal.

Tak lupa, pihaknya juga memberikan informasi kepada masyarakat Kabupaten Kendal yang ingin mendaftar menjadi peserta BP Jamsostek, bahwa prosesnya sangat mudah, bisa mendaftar melalui online, bisa tadang ke kantor pos setempat atau bisa langsung datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan Kendal.

Sementara itu, Bupati Dico mengatakan, bahwa menjadi peserta BP Jamsostek sangatlah bermanfaat.

“Tentunya ini adalah hal yang baik yang terus akan kita dorong dan kolaborasikan dengan BPJS Ketenagakerjaan, dan harapannya bisa lebih meningkatkan kembali masyarakat Kendal yang belum mendaftar sebagai peserta BP Jamsostek,” tutur Bupati Dico

Bupati dico juga menyampaikan, bahwa pihaknya akan terus memberikan sosialisasi lebih dalam dan lebih masif lagi kepada masyarakat, terkait manfaat ikut kepesertaan BP Jamsostek, dengan harapan dapat memberikan kesadaran akan pentingnya ikut kepesertaan BPJS, yang merupakan program dari Pemerintah Pusat.

“Saya mengimbau kepada masyarakat yang belum mendaftar sebagai peserta, agar bisa segera mendaftarkan diri, sehingga nanti manfaatnya dapat diterima. Seperti hari ini ada yang menerima manfaatnya, yaitu terkait bantuan santunan kematian dan beasiswa bagi anak sekolah TK, SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi S1,” tutur Bupati Kendal.

Bupati Dico berharap, bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, dan sipenerima harus ikut mensosialisasikan manfaat dari program tersebut kepada masyarakat sekitarnya, sehingga dapat mendorong untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *