28/11/2022

wartajateng.id – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perhubungan (Dishub)setempat bersama jajaran Satlantas Polres Pekalongan Kota, Satpol PP, PT KAI, PMI, dan instansi terkait lainnya menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi ( Rakor ) Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) dalam menghadapi Persiapan Pengamanan Lebaran Tahun 2022, bertempat di Aula Kantor Dishub setempat, Selasa (20/4/2022). Petugas gabungan akan memulai pengamanan mulai tanggal 26 April-9 Mei 2022.

Kepala Dishub Kota Pekalongan, Slamet Prihantono mengungkapkan bahwa, untuk pengamanan arus mudik Lebaran Idul Fitri Tahun 2022 ini, ada beberapa hal yang disepakati bersama dalam FLLAJ ini diantaranya jalur alternatif yang digunakan saat arus mudik maupun arus balik. Menurutnya, jalur yang dipilih memang masih terbatas, sehingga masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Dimana, untuk jalur alternatif arus mudik melalui Jalan Gajah Mada, Jalan Imam Bonjol, belok kanan Jalan Salak, Jalan Manggis, Jalan Bandung dibuka dua arah hingga wilayah Setono Jalan Ki Mangun Sarkoro, dan belakang Terminal Pekalongan.

“Alternatif kedua, jika ditengah itu padat, maka kami akan buka mulai depan Stasiun Pekalongan yakni Jalan Bahagia, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Kemakmuran hingga tembus juga ke Jalan Ki Mangun Sarkoro. Alternatif ketiga, kalau di Jalan Pantura khususnya Jalan Jenderal Soedirman dan Posis sudah mulai padat, maka kami akan membuka Jalan Dr Cipto yang diarahkan ke Jalan Agus Salim hingga menyambung kembali ke Jalan Ki Mangun Sarkoro, Setono, ” terang Totok, sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, Totok melanjutkan, sementara untuk jalur alternatif arus balik yang disiapkan nelalui Exit Tol Setono, kemudian Perempatan Sokoduwet hingga tembus ke Mbendo masuk ke Jalan Urip Sumoharjo, Binagriya untuk kemudian diarahkan ke kiri sampai ketemu Jalan KH Ahmad Dahlan dan ke arah Jakarta. Untuk alternatif kedua, diteruskan ke Jalan Wilis, Jalan Sriwijaya, sampai ketemu Jalan Gajahmada dan ke arah Jakarta. Disamping itu, petugas gabungan juga menyiapkan Rest Area pada saat arus mudik (Terminal Pekalongan) maupun arus balik (Eks Kantor Brimob Batalyon B Pelopor).

“Nanti akan kami koordinasikan lebih lanjut agar bisa dilengkapi dengan MCK, mushola, tenaga medis, tempat istirahat, dan pengisian bahan bakar, dan relaksasi,” ucapnya.

Lanjutnya, untuk kemungkinan buruk jika nantinya ketika kepadatan kendaraan sudah mencapai batas wilayah Polres Pekalongan Kota yaitu dari arah Pencongan terjadi antrian kendaraan yang cukup panjang sekitar 5 km, maka akan diberlakukan sistem Contra Flow, mulai dari Jalan Gajah Mada, Jalan KHM Mansyur, Jalan Soedirman hingga Kalibanger yang pernah dilakukan untuk mengurai kepadatan arus kendaraan.

“Tapi, sistem Contra Flow itu nanti dibawah kendali Polres Pekalongan Kota. Prediksi puncak arus sekitar tanggal 29 dan 30 April 2022, sementara puncak arus balik diprediksi tanggal 7 dan 8 Mei 2022 mendatang,” bebernya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Pekalongan Kota, AKP Aliet Alphard menghimbau kepada para pemudik, khususnya yang melintasi wilayah hukum Polres Pekalongan Kota, untuk tetap berhati-hati dan patuhi rambu-rambu lalu lintas serta memperhatikan selama perjalanannya, dan kondisi kendaraan yang akan digunakan.

“Baik itu perkiraan istirahatnya jam berapa, titik lelahnya jam berapa. Kami juga ada rest area silahkah dimanfaatkan. Pada intinya kami siap melayani para pemudik pada saat arus mudik maupun balik,” tandas AKP Aliet.

Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *