Peneliti Peringatkan Kewaspadaan Varian Baru Covid-19

Ilustrasi varian virus Covid-19 B117. (Foto: Ist)

Jakarta (wartajateng.id) – Varian Covid-19 Corona B117 yang saat ini telah masuk Indonesia perlu diwaspadai ditambah dengan munculnya varian corona Afrika Selatan B1351 yang belakangan kasusnya melonjak di Filipina.

Hal itu disampaikan Peneliti genomik molekuler dan anggota Konsorsium COVID-19 Genomics UK, Riza Arief Putranto dalam diskusi online Center For Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI).

“B1351 ini jokenya di antara teman-teman yang melakukan riset genomic atau virolog itu varian raja. Karena dia merupakan varian yang mengumpulkan mutasi yang banyak dan memungkinkan untuk escape antibodi dan sudah dibuktikan di dunia,” ungkapnya, Sabtu (06/03/21).

BACA JUGA  Dewan Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Demak Tahun 2021-2024

Untuk diketahui, hasil studi menunjukkan penurunan efektivitas vaksin dari 86 persen menjadi 60 persen setelah dilakukan uji coba vaksin Corona Novanax di Afrika Selatan.

“Beberapa vaksin di dunia ini efikasinya turun terhadap varian ini, meskipun terhadap varian B117 masih relatif lebih baik,” tambahnya.

Lebih lanjut Riza mengharapkan surveilans genomic Indonesia harus bisa melihat varian-varian di dalam negeri. Karena bisa juga ditemui varian baru yang memicu lonjakan kasus hingga kurang ampuh melawan vaksin.

“Surveilans genomicnya Indonesia harus mampu melihat varian-varian yang ada di dalam negeri kita yang sekarang jumlahnya ada 446 yang full genome untuk diteliti sangat dalam. Dan diidentifikasi apakah ada varian-varian lokal yang berpotensi seperti itu, itu juga menjadi PR.” pungkasnya. (Nizar-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: