28/11/2022

Wartajateng.id – Perkembangan kesenian tradisional di Kabupaten Pati mulai menggeliat. Seperti Gempita Pesisir Pesantenan yang merupakan tarian kolosal khas Pati. Bersama sanggar seni Paringga Jati laras Pati, Tarian Pesantenan dikembangkan menjadi cerita yang apik.

 

Jelang pertunujkan pentas seni Bertajuk Pentas Drama Tari Pati Pesantenan, Akan diselenggarakan pada tanggal 30 November 2021 mendatang. Tarian kolosal pesantenan ini merupakan kreasi baru yang menggambarkan aktivitas masyarakat. Tidak hanya kalangan orang dewasa, tetapi kehidupan anak-anak kecil juga digambarkan dalam tarian pesantenan tersebut.

 

cerita seperti petani, dalam tarian pesantenan itu digambarkan menggunakan dunak (bakul) yang dibopong oleh beberapa orang penari. Pada saat menari, dunak itu dibopong menengadah ke langit sebagai wujud rasa syukur manusia kepada Tuhan atas limpahan hasil pertanian yang maksimal.

 

Selain itu, ada juga tarian yang dikhususkan untuk menunjukan potensi unggulan di Kabupaten Paati. Misalnya, jeruk pamelo, nelayan dengan ikannya, petani kopi dan perkebunan ketela. Semuanya dihadirkan untuk bersama menari tayub yang berasal dari kata di tata ben guyub (ditata biar guyub). Tujuannya tidak lan adalah menuju pada semboyan Pati Bumi Mina Tani.

 

Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *