Pohon Sakura kembali Hijaukan Gunung Lawu

Administratur Perhutani Wilayah Surakarata Sugi Purwanta melakukan penanaman Pohon Sakura yang merupakan tanaman khas Jepang. (Foto : Ist)

Karanganyar (wartajateng.id) – Sebanyak 31 batang pohon Sakura jenis Prunus Cerasoides setinggi 1,5 meter -2 meter ditanam di Taman Sakura Lawu (Sakral) Cemoro Kandang oleh jajaran civitas Balai Litbang Teknologi Pengelolaan DAS (BPPTPDAS) KLHK bersama jajaran Perum Perhutani KPH Surakarta.

Asal materi bibit dari Kebun Raya Cibodas-LIPI. Penanaman ini untuk menambah koleksi Pohon Sakura yang sudah ada sejak tahun 2018 yang merupkan materi bibit dari Kebun Raya Cibodas-LIPI.

Administratur Perhutani wilayah Surakarta Sugi Purwanta kepada sejumlah wartawan Kamis (24/12/2020) menyampaikan, sejak tahun  2017, inisiasi Taman Sakura Lawu ini berawal dari kerjasama beberapa pihak, seperti  BPPTPDAS, Perum Perhutani KPH Surakarta, FMIPA Biologi UNS, Kebun Raya Cibodas LIPI, dan CSR PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia.

BACA JUGA  18 Tahun Tidak Boleh Pulang, TKW Asal Sragen Berhasil Diselamatkan

Taman Sakura ini, ujarnya  akan dikembangkan sebagai wahana riset dan edu-ekowisata berbasis konservasi  berbagai ragam Sakura.

“Penanaman Sakura ini untuk melanjutkan penanaman yang telah dilaksanakan pada tahun 2018 bersama Gubernur Ganjar Pranowo. Bahkan pertengahan tahun  2020 Menteri dan Wamen LHK juga berkenan menanam Sakura di lokasi ini,” katanya.

Dikatakannya, saat ini semakin banyak warga masyarakat yang memanfaatkan hutan lawu sebagai salah satu objek wisata. Ditegaskannya, pengelolaan wisata ini harus dilakaukans ecara beribang dengan melndungi dan melestarikan hutan Lawu dari kerusakan dan perusakan.

BACA JUGA  Wakil Gubernur Jadi Khatib Shalat Idul Adha di Masjid Baiturrahman

“Kegiatan pengelolaan wisata harus dilakukan dengan baik dan tetap menjaga kelestarian hutan.Tidak  serta merta saat melakukan pembangunan, lantas merusak hutan,” tegasnya.

Sementara itu, pelaksana tugas Kepala BPPTPDAS, Slamet Edi Sumanto Plt mengapresiasi i atas kinerja para pihak sehingga giat penanaman terlaksana untuk mendukung pengembangan Taman Sakura.

“Kami apresiasi atas penanaman Sakura ini. Kita berharap, Taman ini menjadi saah satu lokasi tidak hanya untuk wisata, melainkan untuk penelitian,” ujarnya. (Iwan-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: