Prajurit Kodam IV/Diponegoro Donor Plasma

Prajurit melakukan donor plasma. ( Foto : ist)

Solo (wartajateng.id) – Prajurit TNI Kodam IV/Diponegoro mengikuti donor plasma yang digelar di RS Moewardi Solo, Senin (8/2/2021). Para prajurit  ini merupakan penyintas  Covid-19 yang telah memenuhi persyaratan dan proses screening yang cukup ketat. 

Pemeriksaan tersebut untuk memastikan para pendonor memiliki antibodi dan hasil negatif terhadap beberapa pemeriksaan keamanan darah, serta memenuhi standar pemeriksaan laboratorium sesuai dengan persyaratan.

Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Kav Susanto dalam siaran persnya menyampaikan, donor plasma darah ini merupakan kerjasama antara Rumah Sakit Tk. III Bhakti Wira Tamtama Semarang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Surakarta.

Menurutnya, program kemanusiaan yang dikemas dengan tema Pahlawan Covid -19 ini diharapkan mampu mengurangi peningkatan pasien Covid-19 serta memutus mata rantai penyebaran virus corona dengan lebih efisien.

BACA JUGA  Sat Reskrim Dalami Kasus Dugaan Penganiyaan Karyawan Alfamart

“Terapi plasma konvalesen dapat memperbaiki sistem kekebalan tubuh pasien. Karena plasma atau bagian darah tersebut mengandung antibodi dari orang yang telah sembuh dari Covid-19. Melalui metode pengobatan ini telah didapatkan hasil yang baik serta kesehatan pasien menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan,” kata Susanto.

Kapendam menuturkan, kedepan para prajurit dan PNS Kodam IV/Diponegoro penyintas Covid-19 dapat mengikuti aksi sosial tersebut mengingat ketersediaan plasma konvalesen di hampir semua rumah sakit wilayah Jateng dan DIY masih sangat minim.

BACA JUGA  DPRD Karanganyar Dorong Pemkab Alokasikan Anggaran untuk 8 Ribu Keluarga yang Tak Dapat BST Kemensos

“Memang tidak seluruhnya para penyintas Covid-19 ini dapat mendonorkan plasma darahnya, karena tidak semua bisa dinyatakan lulus uji klinis, namun demikian tidak ada salahnya untuk mencoba” ungkapnya.

Ditambahkan, aksi donor plasma harus mendapat  dukungan semua pihak untuk melakukan sosialisasi  tentang  donor plasma ini kepada orang-orang yang terinfeksi Covid-19. Sehingga diharapkan masyarakat penyintas Covid-19 memiliki kesadaran bersama dan bersedia melakukan donor plasma untuk membantu kesembuhan sesama.

“Dengan saling memberi, saling bantu, tanpa pamrih maka bangsa ini akan menjadi bangsa yang besar, kita samua bersaudara” pungkas Kapendam. (Iwan-05).

BACA JUGA  Prakiraan Cuaca Selasa 29 September 2020, Pegunungan Tengah Hujan Ringan

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: