Protokol J3K Dukung Sukseskan UMKM di Festival Kota Lama 2020

Salah satu pengunjung membayar makanan dengan cara transaksi menggunakan aplikasi Gopay untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Festival Kota Lama 2020 Semarang, Sabtu (24/10/2020) malam. (Foto : Shodiqin)

Semarang (wartajateng-id)“ora maskeran ora entuk mangan”, “makan gak dekatan, biar kamu aman”, begitulah slogan imbauan ketika pengujung datang ke acara Festival Kola Lama (FKL) 2020 di Kota Semarang.

Festival yang digelar Pemerintah Kota Semarang atas dukungan Gojek ini menyajikan beberapa kuliner khas tradisional Indonesia yang bisa dinikmati konsumen baik dari rumah maupun di lokasi pameran.

Uniknya, dari pantauan wartajateng.id, di tengah new normal (kebiasaan baru) penyelenggaraan festival di tahun kedua ini, dilakukan dengan cara berbeda. Yakni benar-benar mengedepankan aspek Jaga Kesehatan, Jaga Kebersihan dan Jaga Keamanan (J3K) yang diinisiatif Gojek.

Mulai dari pengujung (konsumen) masuk ke lokasi pameran wajib pakai masker dan di cek suhu tubuh, pengaturan jaga jarak stan pameran, semua pedagang menerapkan protokol kesehatan dan cara pembayaran makanan dilakukan dengan cara transaksi cashless dan contactless menggunakan aplikasi hingga aturan pengunjung makan di tempat dengan jaga jarak.

“Betul mas, penerapan protokol kesehatan di sini sangat bagus mulai dari masuk sampai pesan makanan,” kata Novilia (36), salah satu pedagang di FKL 2020 saat ditanya wartajateng.id, di lokasi Sabtu, (24/10/2020) malam.

Novi panggilan akrabnya yang berjualan Bakso Aci tersebut menambahkan, kegiatan FKL 2020 yang didukung Gojek ini benar-benar membantu para pedagang (UMKM) di tengah penyebaran virus corona (Covid-19).

Wanita kelahiran asli Semarang itu mengaku, sebelumnya beberapa bulan sulit berjualan karena pemerintah memberlakukan aturan pembatasan kegiatan sosial masyarakat atau PSBB di Kota Semarang.

Namun, di kebiasaan baru di tengah Covid-19 atas dukungan dari Gojek kegiatan FKL 2020 berjalan dengan baik dan sukses dengan mengedepankan aspek keamanan dan kenyamanan baik pembeli maupun pedagang.

“Kami sangat bersyukur, dengan adanya dukungan dari Gojek kami bisa berjualan. Kami juga didukung Gojek diberikan masker, hand sanitizer dan face Shields (pelindung wajah) secara gratis dan lainnya. Hal ini untuk menjaga kebersihan makanan sehingga para pembeli tidak perlu khawatir karena semuanya dilakukan dengan protokol kesehatan,” kata Novi yang merintis usahanya bersama suaminya.

Hal serupa juga disampaikan, Iswan Arfianto (45) pedagang Tahu Gejrot dan Tahu Aci di dalam pameran FKL 2020. Iswan mengaku, dengan adanya dukungan dari Gojek, protokol kesehatan benar-benar diterapkan dengan bagus sehingga pengunjung tidak ragu untuk membeli makanan di sini.

“Mulai penggunaan protokol kesehatan ketat hingga saat pembayaran yang dilakukan dengan cara transaksi menggunakan aplikasi seperti Gopay. Jadi kami tidak menerima uang secara cash dari pembeli,” ujarnya.

Selain itu, bagi pembeli yang ingin langsung menikmati kuliner juga disediakan tempat khusus untuk makan di lokasi dengan menjaga jarak yang ditetapkan oleh Gojek.

Ummu Hanifah seorang pengujung makan di dalam pameran Festival Kota Lama 2020 dengan menaati aturan jaga jarak. (Foto : Shodiqin)

Salah satu pengujung Ummu Hanifah (26), mengapresiasi kegiatan FKL 2020 ini. Menurutnya, di tengah penyebaran Covid-19 yang masih berlangsung, penerapan protokol kesehatan sangat penting termasuk dalam kegiatan pemeran kuliner.

Apalagi soal pemesanan makanan yang rentan dengan virus atau kuman, jadi aspek kebersihan, kesehatan dan keamanan adalah hal utama.

“Alhamdulillah, ketika berkunjung di sini, penerapan protokol kesehatan benar-benar dilakukan dengan ketat. Jadi saya merasa aman menikmati sajikan kuliner di sini” ujar perempuan yang tinggal di Ngaliyan Semarang ini.

Dukung Mitra

Sementara itu VP Regional Strategy Jabar & Jateng DIY Becquini Akbar mengatakan, memasuki tatanan hidup baru, Gojek terus berinovasi untuk mendukung masyarakat menjalankan kesehariannya dengan mengedepankan tiga aspek utama, yaitu kesehatan, kebersihan, dan keamanan.

“Kami ingin masyarakat agar tetap bisa menikmati kegiatan ini meski hanya dari rumah,” ungkapnya.

Dalam mendukung festival ini, Gojek telah mempersiapkan 4 Zona NyAman J3K bagi pelanggan untuk keamanan dan kenyamanan berkendara. Prosedur lain untuk jaga keamanan adalah adanya sekat pelindung di GoCar dan GoRide (tahap uji coba), kewajiban driver menggunakan masker dan anjuran penggunaan sarung tangan dan lainnya.

“Upaya lain dalam menjaga kebersihan ekosistem adalah dengan menerapkan protokol kebersihan bagi mitra usaha GoFood di FKL 2020,” tambahnya.

Tidak hanya itu, para mitra atau konsumen diimbau juga dapat melakukan transaksi cashless dan contactless menggunakan GoPay atau menggunakan GoFood PickUp sehingga tidak perlu mengantri saat ingin mencicipi kuliner di FKL 2020.

“Secara konsisten kami juga menerapkan penggunaan masker, face shield dan pengecekan suhu bagi karyawan, serta penggunaan segel pengaman pada kemasan.” ujar Becquini Akbar.

Ketua Panitia FKL 2020 Drs Yeru Salimianto mengapresiasi Gojek yang tetap memberikan ruang produktivitas perekonomian bagi para UMKM di FKL 2020 dengan tetap menjaga keamanan dan kesehatan.

“Hal ini sejalan dengan upaya kami untuk membangkitkan perekonomian daerah, termasuk di dalamnya industri pariwisata dan ekonomi kreatif, dengan tetap memprioritaskan kesehatan masyarakat,” kata Yeru. (Shodiqin-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: