PSHT dan Setrum Jebakan Listrik Tikus Jadi PR Besar Kapolres Baru Sragen

Kapolres Sragen yang lama AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo pamit kepada seluruh jajaran perwira dan staf dalam serah terima jabatan baru di Mapolres Sragen. (Foto : dok)

Sragen (wartajateng.id) − AKBP Yuswanto Ardi secara resmi menduduki posisi sebagai Kapolres Sragen yang sebelumnya dijabat AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo selama 10 bulan 10 hari.

Selanjutnya, AKPB Raphael akan menempati pos baru di Kendal. Prosesi pisah sambut   dilakukan pada hari Sabtu (24/10/2020) di Mapolres setempat.

Dalam kata perpisahannya, AKBP Raphael mengaku banyak hal yang dia peroleh selama menjalankan tugas negara di Sragen.  Masyarakat Sragen, menurutnya, sangat proaktif dan mendukung setiap kebijakan dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif, terutama menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah  (Pilkada) yang akan digelar pada tanggal 9 Desemeber 2020 mendatang.

“Hari ini saya serahkan tugas dan tanggung jawab memimpin Polres Sragen kepada AKBP Yuswanto Ardi. Terima kasih atas kerjasamanya selama ini  dan bantuan masyarakat Kabupaten Sragen sehingga stabilitas dan kamtibmas bisa terjaga. Saya juga memohon doa agar dapat melaksanakan tugas dengan baik di tempat yang baru,” kata AKBP Raphael

AKBP Raphael berpesan kepada pejabat baru bahwa ada 2 tugas dan pekerjaan rumah yang harus dikawal dengan baik. Yakni persoalan PSHT dan setrum jebakan tikus yang sudah banyak merenggut korban nyawa.

“Saudara kita dari PSHT yang  sekarang sudah mulai dewasa dan  baik, hanya tinggal menjaga   saja  Kedua masalah setrum jebakan tikus,” tandasnya.

Kapolres Sragen yang baru AKBP Yuswanto Ardi akan melakukan penyesuaian di tempat yang baru serta meminta dukungan masyarakat  untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif, terutama menjelang pelaksanaan Pilkada.

“Kita akan lakukan pemetaan. Kami juga meyakinkan masyarakat bahwa proses Pilkada di tengah andemi Covid-19 ini dapat berlangsung dengan aman dan lancar dengan menerapkan seluruh protokol kesehatan,” ujarnya. (Iwan-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: