28/11/2022

Mulai Senin, 8 November 2021 kemarin, Pembelajaran Tatap Muka(PTM) di Kota Semarang kembali diterapkan. Melihat daftar Dinas Kesehatan Kota Semarang, tidak menemukan klaster penyebaran Covid – 19 di sekolah.

Gunawan Saptogiri , selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, mengatakan sebelumnya Dinas Pendidikan sempat menghentikan sementara kegiatan PTM selama satu pekan, dengan menurunnya penyebaran Covid – 19 di sekolah saat ini PTM sudah kembali normal.

Sudah normalnya PTM, tapi masih ada satu sekolah yang melakukan perpanjangan waktu untuk pembelajaran daring. Sehingga sekolahan yang melakukan perpanjanga waktu belum bisa menggelar PTM dengan alasan pihaknya tidak memaksakan seluruh sekolah menerapkan PTM.

“Ada yang libur dua minggu. Yang masih ada kasus boleh melakukan daring. Saat ini, yang masih ada kasus hanya satu sekolah,” kata Gunawan. Waktu PTM di Kota Semarang seluruh sekolah hanya berlangsung selama dua jam, tanpa jeda waktu istirahat. Bahkan begitu siswa masuk langsung menuju kelas, termasuk saat jam pulang sekolah, siswa di himbau untuk menunggu dikelas jika belum dijemput. Upaya ini untuk mengantisipasi penularan virus Covid – 19 di luar sekolah.

“Kami harap antar jemput bisa terus dilakukan. Yang antar jemput kami berharap yang sudah terbiasa menjemput,” bilang Gunawan. Setelah PTM ini kembali normal, mengimbu turut bekerja sama dengan pihak keluarga guna mengantisipasi terjadinya penularan di lingkungan rumah. Dengan adanya temuan kasus di sekolah beberapa waktu lalu, akan menjadi evaluasi bagi Dinas Pendidikan dalam penerapan PTM selanjutnya.

“Kemarin porkes sudah baik, tapi kita tidak boleh kendor. Harus ekstra ketat lagi, dan pihak sekolah wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di Kota Semarang” imbuhnya.

Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *