28/11/2022

Wartajateng.id – Nahas dialami Cartubi (50), warga Wuluhkulon RT 02 RW 03 Desa Blimbingwuluh, Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan. Korban tenggelam di Sungai Sragi pada Kamis (30/12) hingga hari ini, Jumat (31/12) masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto mengatakan kronologi kejadian pada Kamis (30/12) sekitar pukul 11.30 WIB, korban datang ke rumah Ciswanto (30) untuk silaturahmi.

“Setelah berbincang-bincang korban pamit pulang ke rumah. Pukul 11.50 WIB Riyanto (51) dan Korin (30) hendak pergi ke Balai Desa Blimbingwuluh,” kata Heru.

Dia mengatakan, sesampainya di tengah jembatan Glodak mendapati ada sesosok orang mengenakan kaos warna biru yang terapung kemudian tenggelam. Kemudian kedua saksi melaporkan ke balai desa ada kejadian orang tenggelam di Sungai Sragi.

Dia mengatakan, sesampainya di tengah jembatan Glodak mendapati ada sesosok orang mengenakan kaos warna biru yang terapung kemudian tenggelam. Kemudian kedua saksi melaporkan ke balai desa ada kejadian orang tenggelam di Sungai Sragi.

“Korban mempunyai riwayat depresi diduga korban sengaja menyerburkan diri ke dalam Sungai Sragi hanyut tenggelam,” katanya.

Heru menyebutkan ketinggian bibir sungai dengan jembatan Glodak kurang lebih empat meter dan kedalaman sungai bervariasi sekitar tiga meter.

“Pencarian tim SAR gabungan difokuskan penyisiran bibir sungai dengan perahu karet ke arah hilir kurang lebih 4 km. Semoga tim SAR gabungan diberi kemudahan dalam pencarian dan korban cepat ditemukan,” ujarnya.

Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *