Ribuan Pengguna Hijrah ke Telegram dan Signal, Bos WhatsApp Beri Penjelasan

Ilustrasi Whatsapp (Unsplash.com/Christian Wiediger)

Semarang (wartajateng.id) – Kebijakan privasi yang dilakukan WhatsApp mungkin kurang dipertimbangkan dengan matang, sehingga banyak pengguna yang kini berpindah ke aplikasi Telegram maupun Signal.

Menurut data dari Sensor Tower, Signal di-download secara global 246 ribu kali seminggu sebelum WhatsApp mengumumkan aturan privasi baru. Kemudian seminggu setelah diumumkan nya privasi WhatsApp, aplikasi Signal meningkat tajam menjadi 8,8 juta kali yang mengunduh.

Telegram juga tak kalah lebih melesat lagi, seminggu sebelum 28 Desember 2020 sudah 6,5 juta kali diunduh dan seminggu kemudian menjadi 11 juta kali pengunduh.

BACA JUGA  Polda Jateng Minta Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Jaga Jarak dengan Keluarga

Tak salah jika WhatsApp pun waspada, hingga pada akhirnya bos WhatsApp sampai Instagram yang berada dibawah Facebook turun gunung untuk menjelaskan aturan tersebut.

Head of Instagram Adam Mosseri, menyatakan ada banyak informasi yang tidak benar mengenai kebijakan baru WhatsApp.

“Ada banyak misinformasi tentang terms of service WhatsApp saat ini. Update kebijakan itu tak berdampak pada privasi pesan kalian dengan teman atau keluarga dalam cara apapun. Perubahan ini berkaitan dengan pesan pada bisnis di WhatsApp yang juga opsional,” ujarnya di Twitter.

BACA JUGA  Ganjar Pesan 100 Unit Pendeteksi Covid Buatan UGM

Sementara itu, Chief WhatsApp, Will Catchcart juga membuat sebuah tread panjang untuk memberi penjelasan. Dimana pesan yang disampaikan kurang lebih sama dengan bos Instagram, yang mana percakapan di WhatsApp diklaim aman seperti sebelumnya.

“Kami bangga dengan layanan yang kami tawarkan dan kami akan terus mengembangkan teknologi untuk menyediakan komunikasi yang aman dan privat kepada sebanyak mungkin orang,” jelasnya.

Lebih lanjut, menurut Will kemanan privasi dibuktikan dengan sangat berkomitmen pada enkripsi end to end dan dengan peluncuran pesan yang dapat hilang otomatis di bulan November.

BACA JUGA  Pembangunan Tol Solo - Jogja Tak Ada Wilayah Terisolasi

“Inovasi kami dalam soal privasi akan berlanjut,” pungkasnya. (Nizar-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: