Senin Besok, Tenaga Kesehatan RSUD Kudus Divaksin

Penerimaan secara simbolis vaksin untuk Kabupaten Kudus. (Foto: Ist)

Kudus (wartajateng.id) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Loekmono Hadi Kudus mendapatkan vaksin Covid-19 dari Pemerintah Kabupaten Kudus untuk tenaga kesehatan di RSUD.

“Sebagian dari alokasi vaksin sejumlah 250 vaksin tersebut diterima pada Sabtu (23/1/21) kemarin dan Senin (25/1/21) besok akan ditambah lagi,” kata Direktur RSUD dr Loekmono Hadi dr Abdul Aziz Achyar.

Ia mengatakan, dengan diterimanya alokasi vaksin tersebut, pihaknya berencana melaksanakan vaksinasi tahap awal pada Senin (25/1/21) besok mendatang. Rencana dalam pencanangan vaksinasi Covid-19, Plt Bupati Kudus HM. Hartopo menjadi orang pertama di Kabupaten Kudus yang akan disuntik vaksin.

BACA JUGA  Hendi Beri Vitamin Untuk Lansia

“Besok Senin ada 250 vial vaksin dari DKK. Rencana nanti Pak Plt Bupati menjadi orang pertama yang divaksin. Kemudian dilanjutkan forkopimda. Lalu diikuti nakes RSUD,” kata dr Abdul Aziz, Minggu (25/41/2021).

Terkait teknis vaksinasi, akan dilaksanakan dengan mengikuti prosedur dan program yang diterapkan oleh pemerintah. Begitu juga persiapan dan tata laksananya.  Sementara sistematis penyuntikan sendiri harus berdasarkan ketentuan atau registrasi terlebih dahulu.

“Untuk selanjutnya, vaksinasi perharinya kami target 200 orang,” imbuhnya.

Proses pelaksanaan vaksinasi ini sekitar 45 menit, dari awal pelaksanaan sampai akhir observasi. Adapun beberapa tahap yang dilalui yaitu pendaftaran, validasi data, screening, pelaksanaan imunisasi, dan observasi.  Jika ada gejala selama proses observasi maka akan dilakukan tata laksana di ruang KIPI oleh dokter spesialis terkait.

BACA JUGA  Wali Kota Solo: 44.127 Warga Solo Terima BTS

“Demi menjamin keamanan vaksin, kami sudah sediakan tempat khusus sesuai SOP dan kondisinya alhamdulilah steril,” terangnya.

Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus berharap proses pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Kudus utamanya di RSUD nanti bisa berjalan lancar dan berharap masyarakat jangan takut mendapatkan vaksin Covid-19 ini,  sebab vaksin ini sudah mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia.  

“Pemberian vaksin dari sinovac ini yakni dari virus yang sudah dimatikan jadi tidak berbahaya. Dan pemberian vaksin ini bertujuan untuk memberikan kekebalan individu kita,  juga memberikan kekebalan komunitas atau herd immunity, sehingga akan memutus mata rantai penularan covid 19, dan mengakhiri pandemi Covid 19,” harapnya. (Sulis-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: