SBH Diharapkan Jadi Agen Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Anggota Saka Bhakti Husada mengikuti sosialisasi dan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat di Aula Dinkes Demak (Foto: dok/Dinkes)

Demak (wartajateng.id) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Demak melalui Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat adakan sosialisasi dan edukasi peran Saka Bhakti Husada (SBH) dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah dan keluarga, Jumat (06/10/2020).

Acara yang berlangsung di Aula Dinkes Demak itu diikuti oleh anggota SBH dari masing-masing pangkalan Puskesmas, 2 Pamong, dan 4 siswa SBH.

Kasi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Watjito mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan lantaran minimnya fasilitas sarana PHBS.

“Seperti fasilitas cuci tangan, pembuangan tempat sampah, jumlah WC yang belum memadai dengan jumlah murid dan minimnya kesadaran PHBS,” katanya.

BACA JUGA  Tenggelam di Sungai Sragi, Seorang Warga Pekalongan Ditemukan Meninggal

Gerakan PHBS, lanjut Watjito, ditujukan guna meningkatkan kualitas kesehatan melalui proses penyadartahuan yang menjadi awal kontribusi individu-individu dalam menjadikan perilaku kehidupan sehari-hari yang bersih dan sehat.

“Dari kegiatan ini, agar Saka Bhakti Husada berperan sebanyak mungkin menjadikan warga sekolah sebagai agen perubahan, mampu meningkatkan perilaku sehari-hari dengan tujuan hidup bersih dan sehat,” ujarnya.

Setidaknya ada 8 indikator PHBS yang menjadi kebutuhan, kata Watjito, diantaranya mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, tersedia jamban atau WC yang difungsikan, tersedia tempat sampah dan membuang pada tempatnya, adanya kantin sehat atau jajan sehat, tidak ada jentik dibuktikan dengan menguras bak seminggu sekali.

BACA JUGA  Gibran : Puas Atau Tidak Tergantung Masyarakat

“Serta olahraga secara rutin minimal seminggu sekali, tidak ada yang merokok di sekolah dan terakhir menimbang berat badan setiap 6 bulan sekali,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dr Anggoro Karya mengatakan, manfaat PHBS di sekolah merupakan kegiatan pemberdayaan siswa, guru, dan warga sekolah. Supaya tahu, mau dan mampu melakukan pola hidup sehat guna menciptakan lingkungan sekolah sehat.

“Dengan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat serta meningkatkan proses belajar mengajar para siswa dan guru sehingga masyarakat lingkungan sekolah menjadi sehat,” ucapnya.

BACA JUGA  Wali Kota Solo dan 200 ASN Jalani Rapid Test

Kepala Dinkes Demak Guvrin Heru Putranto menambahkan, dengan adanya kegiatan ini khususnya di masing-masing sekolah dapat melaksanakan penambahan sarana prasarana PHBS.

“Melalui peran Saka Bakti Husada ini, diharapkan adanya perubahan perilaku menjadi tahu, mau dan mampu bahwa PHBS menjadi suatu kebutuhan,” tutupnya. (Adv/Zaidi-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: