Siapkan 2,7 Miliar, Pemkab Batang Salurkan BLT di 15 Kecamatan

Bupati Batang Wihaji saat monitoring jaring pengaman sosial (JPS) di Pendapa Kecamatan Bandar. (Foto : dok)

Batang (wartajateng.id) – Pemerintah Kabupaten Batang menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 300.000.

Bantuan itu diterimakan selama tiga bulan ke depan untuk masyarakat yang terdampak virus corona (Covid-19) di 15 kecamatan se- Kabupaten Batang.

“BLT harus dimanfaatkan dengan baik untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari,” kata Bupati Batang Wihaji saat monitoring jaring pengaman sosial (JPS) di Pendapa Kecamatan Bandar.

Dia meminta kepada para penerima manfaat agar menggunakan BLT dengan sebaik mungkin BLT, apalagi menjelang lebaran. Jangan digunakan untuk membayar utang.

“Manfaatkan uang BLT untuk kebutuhan makan sehari-hari, tidak boleh untuk membayar utang,” tegas bupati.

Dia mengatakan, monitoring itu untuk memastikan penerima manfaat JPS skema BLT dari Pemerintah Kabupaten Batang, tidak ada yang tumpang tindih dengan bantuan dari pemerintah pusat, provinsi maupun dari dana desa.

“Bantuan Rp 300 ribu per bulan yang akan diterimakan selama tiga bulan ke depan, tidak boleh ada potongan. Apabila ada potongan laporkan ke saya, karena itu adalah hak bagi penerima manfaat warga yang terdampak,” tandasnya.

Wihaji menjelaskan, syarat pengambilan BLT harus sesuai protokol kesehatan, yakni mencuci tangan, physical distancing, serta bagi penerima maupun petugas wajib menggunakan masker. Sehingga jangan sampai ada warga penerima BLT terpapar Covid-19.

Pencairan BLT tahap pertama yang dilaksanakan di Kecamatan Kendeman, dengan jumlah penerima sebanyak 829 keluarga dari 12 desa. Kecamatan Tersono ada 15 desa dengan penerima 571 keluarga, Kecamatan Bawang, empat desa dengan penerima 101 keluarga.

Di Kecamatan Gringsing ada 14 desa dengan penerima 1.971 keluarga, Kecamatan Blado enam desa dengan penerima 350 keluarga, Kecamatan Banyuputih lima desa dengan penerima 617 keluarga, Kecamatan Reban enam desa dengan penerima 417 keluarga, dan Kecamatan Bandar 13 desa dengan penerima 1.571 keluarga.

“Total uang APBD yang disalurkan untuk BLT tahap I sekitar Rp 2,7 miliar,” terangnya.

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: