Tambahan 10 Kasus, Sragen Tembus 803 Kasus Pasien Covid-19

Ilustrasi virus Corona di Sragen mengalami peningkatan. (Foto : Ist)

Sragen (wartajateng.id) – Menjelang akhir bulan Oktober 2020, kasus virus corona (Covid-19) di Kabupaten Sragen mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Padahal berbagai upaya telah dilakukan, namun peningkatan kasus terus terjadi. Pada hari Rabu (28/10/2020) kemarin seperti yang dirilis situs resmi gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Sragen,  jumah kasus Covid-19 bertambah 10 kasus.

Sehingga jumlah totalnya terdapat 803 kasus diantaranya 32 meninggal dunia, 109 orang menjalani perawatan,662 sembuh.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sragen, Tatag Prabawanto mengungkapkan tambahan 10 kasus positif itu diketahui positif setelah hasil swab test keluar hari Rabu (28/10/2020).

“Sepuluh kasus baru itu tersebar di lima kecamatan. Masing-masing empat kasus di Sunggingan Miri, dua di Kedawung, dua dari Tanon dan dua lainnya dari Sragen dan Sambungmacan. Ada satu suspek kembali meninggal dunia,” jelasnya, Kamis (29/10/2020).

Tatag yang juga Sekda Sragen sangat berharap warga makin waspada dan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

“Sampai saat ini Covid-19 belum berakhir. Kami tetap mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin,” tandasnya.

Disisi lain, sampai saat ini, Polres Sragen masih tetap kepada keputusannya yang tidak memberikan ijin keramaian dan hiburan. Keputusan untuk tidak memberikan ijin ini diberlakukan mengingat Covid-19 masih terus mengalami peningkatan.

“Kita masih tetap belum memberikan ijin keramaian berupa hiburan kepada warga yang punya hajat. Kasus Covid-19 di Sragen masih tinggi,” tandas Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi. (Iwan-01).

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi. (Foto : Ist)

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: