Teaching Learning Center (TLC) di Jumapolo Diresmikan

Hermawan Kertajaya meresmikan Teaching Learning Center yang berada di Dusun Kedawung, Kecamatan Jumapolo, Rabu (18/11/2020). (Foto : Ist)

Karanganyar (wartajateng.id) − SMP Kanisius Barata 2 Jumapolo yang berada di Dusun Tengklik, Desa Kedawung, Jumapolo, Karanganyar menjadi tempat peresmian Teaching Learning Center (TLC) pada Rabu (18/11/2020).

Salah satu Founder TLC Kus Baroto menerangkan, peresmian TLC di SMP Kanisius 2 Jumapolo dihadiri Bupati Karanganyar Juliyatmono serta Hermawan Kartajaya (HK),  marketing expert tanah air yang diakui menjadi salah satu dari 50 guru marketing di dunia.

‘’Kehadiran HK dan Bupati Karanganyar menjadi momentum yang baik pada saat peresmian TLC,’’ kata Kus Baroto.

Dijelaskannya, dalam kesempatan peresmian TLC tersebut, HK akan memberi penjelasan secara ringkas mengenai konsep marketing anyar yang ia kembangkan yaitu CIEL atau Creativity, Innovation, Entrepreneurship, serta Leadership.

‘’Konsep CIEL ini bisa diterangkan, dalam bisnis diperlukan orang yang kreatif. Namun orang yang kreatif membutuhkan orang yang bisa berinovasi. Tapi kalau hanya dua itu saja yang dipakai, tidak akan menghasilkan. Maka muncullah Entrepreneurship. Pada gilirannya dibutuhkan peran leadership agar mampu menjalankan konsep kebijakan yang dibuat,’’ terang Kus Baroto.

Pada tahap awal ini TLC akan memberi pembelajaran bahasa Inggris terhadap guru-guru SD. Kenapa? Agar Bahasa Inggris bisa tuntas diajarkan di tingkat SD. Sehingga saat siswa berada di SMP dan SMA lebih fokus di knowledge dan skill,’’ kata Kus Baroto.

Diakui Kus Baroto hal ini berangkat dari usulan Ikatan Guru Indonesia (IGI) saat berdiskusi dengan Mendikbud Nadiem Makarim pada November tahun lalu, agar pelajaran bahasa Inggris dituntaskan di tingkat SD.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyambut baik adanya TLC ini dan berharap bisa dikembangkan tidak hanya di Jumapolo tapi juga di semua wilayah di Kabupaten Karanganyar.

‘’Bagus. Tinggal dikembangkan di kecamatan lain. Dicari program pembelajaran bahasa Inggris yang cocok di kecamatan-kecamatan yang ada di Karanganyar,’’ kata Bupati.

Sementara itu, Hermawan Kertajaya kepada menyampaikan, peningkatan sumber daya manusia juga harus dilakukan oleh para pelaku UKM. Termasuk dalam belajar bahasa Inggris.

‘’Apabila harus belajar bahasa Inggris ya belajar bahasa Inggris. Satu lagi, sekarang yang penting tidak hanya bahasa Inggris tapi juga bahasa Mandarin. Nabi Muhammad mengatakan belajarlah sampai ke Negeri China,’’ ujarnya.(Iwan-01)

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: