Tri Sulistyorini, Guru Honorer Torehkan Prestasi Guru Inovatif

Tri Sulistyorini saat memberikan materi kepada anak didiknya. (Foto : ist)

Karanganyar (wartajateng.id)
Tri Sulistyorini guru honorer yang mengabdi di SDN 01 Ploso Kecamatan Jumapolo Karanganyar berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Wanita yang telah mengabdi sebagai guru honorer sejak 11 tahun lalu tersebut  menjadi salah satu dari 5 guru seluruh Indonesia sebagai penerima apresiasi bagi guru dan kepala sekolah pendidikan dasar tahun 2020 dengan kategori guru SD inovatif.

“ Kelimanya sebagai pemenang dalam kategori guru inovatif. Pada tanggal  27-30 Nopember 2020  kami diundang ke Jakarta untuk menerima penghargaan,” kata Tri Sabtu (21/11/2020).

Menurut Tri, ajang apresiasi bagi guru dan kepala sekolah tersebut diikuti 843 peserta yang berasal dari 34 provinsi serta 5 sekolah Indonesia yang ada di luar negeri.

Tri menjelaskan, setelah melalui proses  seleksi yang cukup ketat, dari 843 peserta tersebut tim seleksi mengambil 20 peserta untuk masing-masing kategori . Dari 20 peserta tersebut, tim seleksi memilih 5 peserta terbaik untuk kategori guru inovatif.

“ Alhamdulillah, saya satu diantara lima yang berhasil terpilih. Saya hanya berharap, apa yang saya raih ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi guru lain, terutama yang masih honor untuk tetap semangat. Jangan pernah mengeluh. Terus berkarya untuk dunia pendidikan,” ujarnya.

Proses selanjutnya, Tri menjelaskan, kelima peserta diberikan kesempatan untuk mempersiapkan materi presentasi di hadapan tim penilai yang dilakukan secara virtual.

Tri mengungkapkan, dalam  presentasi tersebut, dia memaparkan  konsep pembelajaran yang selama ini dilakukannya. Konsep pembelajaran tersebut masing-masing Jebol Gawang (Antusias, kreatif, sigap,inspiratif, jemput bola, gerakan gemar membaca), Aksi Virus Gokil/19 ( antusias, kreatif, sigap,inspiratif, viralkan dunia literasi, gandeng orang tua, komite dan lembaga dengan 19 strategi).

“ Ke depan proses kretaif dan inovatif dalam pembelajaran akan terus saya lakukan dengan memanfaatkan teknolgi yang ada. Mulai dari pembuatan video pembelajaran serta proses kreatif lain yang memudahkan  peserta didik menerima pelajaran yang disampaikan,” terangnya.

Ditambahkannya, apa yang dia raih saat ini, tidak terlepas dari dukungan sejumlah pihak. Mulai dari kepala sekolah, PGRI, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar serta para guru di SDN 01 Jumapolo.

“ Penghargaan dan rasa terimaksih juga saya sampaikan kepada ibu Siti Chotijah, guru SDN 1 Suruh. Beliau merupakan mentor saya dan selalu memberikan motivasi kepada saya. Beliau sumber inspirasi saya,” tuturnya.

Sementara, Siti Chotijah, menyatakan bahwa Tri Sulistyorini merupakan salah satu guru yang memiliki kemampuan mengajar yang baik. Meski statusnya sebagai guru honorer, menurut Siti, Tri Sulistyorini  terus berkarya  dengan berbagai kreasi dan inovasi dalam dunia pendidikan.

“ Tri Sulistyorini merupakan salah satu tim saya di dalam komunitas  guru berbagi. Dia pintar,kreatif dan inovatif. Saya hanya berpesan, jadiah seorang pendidik yang kreatif dan inovatidf dan menjadi sumber inspirasi bagi guru lain. Teruslah berkarya dan jangan lupa berbagi ilmu,” tandasnya. (Iwan-02).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: