Wakil Bupati Demak Apresiasi Kualitas Pembangunan Jalan Beton di Desa Mangunrejo

Wakil Bupati Demak, H Joko Sutanto (kiri) didampingi Kepala Dinperkim usai meninjau bangunan jalan beton di Desa Mangunrejo. (Foto : Zaidi)

Demak (wartajateng.id) – Wakil Bupati Demak, H Joko Sutanto, apresiasi pembangunan jalan beton di Desa Mangunrejo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak. Menurutnya, pembangunan di Mangunrejo jadi percontohan proyek yang lain.

“Yang kita lihat pada hari ini adalah pekerjaan BKK di Kecamatan Kebonagung, Desa Mangunrejo, yang kita liat bersama luar biasa, ini jadi pekerjaan rumah (PR) proyek kepada yang lain,” ungkap Joko Sutanto.

Apresiasi itu disampaikan Joko saat meninjau bangunan jalan bersama Dinas Perumahan dan Permukiman (Dinperkim) Kabupaten Demak (27/10/2020), acara Monitoring dan Evaluasi (Monev) Bantuan Keuangan Khusus (BKK) di Desa Mangunrejo.

BACA JUGA  Logo Hari Jadi ke 70 Provinsi Jawa Tengah

Pada kesempatan itu, Joko juga mengecek langsung kualitas bangunan jalan beton di Desa Mangunrejo.

“Ini kelasnya kelas Kabupaten, semoga ini bermanfaat baik bagi masyarakat maupun pelaksana,” imbuhnya.
Kepala Dinperkim, Akhmad Sugiharto mengatakan, kegiatan Monev BKK dilakukan di beberapa desa yang mendapatkan anggaran BKK.

Kegiatan Monev BKK, lanjut Sugiharto, menjadi kegiatan rutin untuk meninjau hasil yang telah dikerjakan oleh Desa dari anggaran BKK tersebut.

Dimana untuk pengerjaan dan perawatan pembangunan dari anggaran BKK dilakukan oleh Desa masing-masing.

BACA JUGA  Tak Pakai Masker, Warga Semarang Dihukum Push Up dan Lafalkan Pancasila

“Desa yang mendapatkan BKK sebagian besar digunakan untuk pembangunan jalan desa, dan kini sudah mencapai sekitar 80 persen, jalan desa yang dibangun dari anggaran BKK telah terbeton semua,” imbuhnya.

Selain itu, Sugiharto juga mengatakan, Monev BKK tidak hanya dilakukan oleh tim dari Dinperkim, akan tetapi dari Inspektorat juga mengikuti.

Dijelaskannya, dari hasil Monev tersebut nantinya akan menghasilkan suatu hasil yang menyatakan bahwa pembangunan tersebut layak atau tidak layak.

“Untuk tahun 2020, pembangunan yang telah dikerjakan desa penerima BKK sebagian besar dinyatakan layak,” ungkapnya.

BACA JUGA  Soal Tuduhan Pungli Rp 3 Juta : Wali Kota Solo Minta Bukti

Kepala Dinperkim berharap, dengan adanya bantuan tersebut bisa meningkatkan infrastruktur yang baik.

“Sehingga secara otomatis perekonomian juga diharapkan bisa baik juga,” harapnya. (Adv/Zaidi-01).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: