28/11/2022

wartajateng.id – Warga rela antri demi mendapatkan 2 liter minyak goreng yang di jual dengan harga eceran tertinggi Rp 14.000,- perliter, pada kegiatan Operasi Pasar Minyak Goreng yang diadakan Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM yang bekerja sama dengan Bulog Cabang Semarang, Rabu (02/03/22) di lantai dua Pasar Bintoro.

Warga yang membeli sebelumnya mengambil kupon yang telah disediakan petugas yang tidak jauh dari lokasi. Dan setiap pembeli diwajibkan menyelubkan ujung jari pada tinta. Hal ini dimaksudkan agar pembeli tertib dalam antrian dan tidak berbuat curang untuk kembali ke lokasi membeli minyak lagi.

Bupati Eisti’anah yang memantau langsung pelaksanaan operasi pasar didampingi Kepala Dindagkop UKM Iskandar Zulkarnain menyampaikan, operasi pasar minyak goreng ini sebagai tindak lanjut adanya kendala di masyarakat terkait langkanya minyak goreng murah bersubsidi.

“Di pasar Bintoro ini sudah ke sekian kali menggelar operasi pasar minyak goreng. Operasi pasar minyak goreng curah untuk pedagang dan kemudian operasi pasar minyak goreng kemasan premium untuk masyarakat” Kata Esti’anah.

Kedepannya lanjut Esti, Pemkab akan mengadakan operasi pasar secara menyeluruh di setiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Demak.

Eisti menghimbau masyarakat tidak panic buying karena pemerintah telah menyiapkan stok minyak goreng yang cukup untuk di distribusikan. Mengingat, jika masyarakat panic buying akan menimbulkan kelangkaan stok minyak goreng di pasar.

“Kita akan berusaha mencukupi kebutuhan pokok masyarakat. Dari Provinsi pun mencukupi untuk kebutuhan minyak goreng ini, jadi tak perlu khawatir,” terangnya.

Perwakilan dari Bulog Cabang Semarang Novianto Hery mengungkapkan, pada operasi kali ini, Bulog menyediakan sebanyak 2.000 liter minyak goreng. Selain itu pihaknya juga menyediakan gula pasir, beras C4 dan tepung terigu dengan harga lebih murah.

Sementara, salah satu pembeli minyak goreng Arif (38) merasa terbantu dengan adanya operasi pasar yang digelar Pemkab Demak. Dirinya mengaku, sebelumnya membeli minyak goreng dengan harga Rp 20.000 per liter.

“Alhamdulilah saya bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga murah Rp 14.000 per liter, kalo dipasaran harganya Rp 20.000 per liter. Meskipun sekali pembelian hanya di batasi 2 liter, namun cukup terbantu dengan program ini,” terangnya.

 

Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *