Komnas HAM Nilai Pilkada 2020 Tidak Mengkhawatirkan

Tangkap layar Peluncuran Laporan Hasil Pemantauan Pilkada Serentak 2020 Komnas HAM RI melalui sambungan Zoom, Jumat (5/3/2021).

Jakarta (wartajateng.id) – Ketua Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) Ahmad Taufan Damanik menilai pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 tidak semengkhawatirkan dugaan awalnya.

“Kita lihat saat pelaksanaan, dampaknya pada kesehatan tidak semengkhawatirkan seperti yang dibicarakan di awal-awal,” ujarnya dalam Peluncuran Laporan Hasil Pemantauan Pilkada Serentak 2020 Komnas HAM RI melalui sambungan Zoom, Jumat (5/3/2021).

Seperti diketahui bersama pelaksanaan Pilkada serentak 2020 digelar dalam masa pandemi Covid-19. Hal ini pada awalnya menyebabkan pro dan kontra.

“Komnas termasuk salah satu yang sangat kritis atas pilihan itu, karena khawatir akan kondisi masyarakat kita,” ujarnya.

BACA JUGA  Pakai Kaos Jogo Santri Jogo Kyai, Ini Pesan Gus Yasin untuk Masyarakat

Hal ini terkait apabila akan ada kerumunan ketika kampanye maupun saat dilakukan pemilihan.

Meskipun begitu, dari pantauan Komnas HAM setelah pilkada serentak, masih ada catatan-catatan untuk evaluasi penyelenggaraan pemilihan ke depan. Ada dua fokus utama yang diperhatikan khususnya pada implementasi protokol kesehatan dan penyelenggaraan pemilu yang free and fair.

Dikatakan bahwa pemantauan yang dilakukan oleh Komnas HAM memang tidak menyeluruh di semua daerah Indonesia akibat keterbatasan sumber daya yang ada.

“Kami melakukan pemantauan di daerah-daerah sampel, selain itu kami mengumpulkan bahan-bahan yang kami dapatkan dari jaringan Komnas HAM di masyarakat sipil, dan dari laporan di media, dan laporan lembaga terkait lainnya,” ujarnya.

BACA JUGA  Pengembalian Tiket Penumpang Kereta Api Diperpanjang

Data rekomendasi yang sudah diolah ini kemudian Komnas HAM laporkan kepada pihak yang bertanggungjawab dalam pelaksanaan pilkada ini sebagai bentuk evaluasi.

“Kami berterima kasih kepada rekan-rekan KPU (Komisi Pemilihan Umum), dan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) yang sangat kooperatif dan sangat terbuka,” tambahnya. (Devan-05).

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: